Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Taqwa, Solusi Semua Masalah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Maret 2021 07:41 7:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Maret 2021 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SUATU hari Malik al-Asy’ari RA datang kepada Rasulullah ﷺ . Dia mengeluh, “Putraku Auf ditawan oleh kaum musyrikin.”  Rasulullah ﷺ  mengatakan agar dirinya bersabar, in sya Allah akan ada jalan keluar dari kesempitan itu.

Rasulullah juga menganjurkan supaya memperbanyak membaca “Laa haula walaa quwwata illa billah.”  Ketika itu Auf diikat oleh kaum musyrikin dengan tali dari kulit. Atas izin Allah SWT, tiba-tiba ikatan itu terlepas. Auf bebas kemudian pergi dengan mengendarai seekor unta.

Di tengah perjalanan, Auf menemukan ternak milik orang-orang musyrik. Ternak itu kemudian digiring hingga sampai di depan rumah orangtuanya.

Tentu saja Malik dan istrinya terkejut dengan kedatangan putranya. “Auf, demi Allah yang memiliki Ka’bah, bagaimana bisa terlepas padahal diikat sedemikian rupa?”

Orangtuanya semakin terkejut ketika melihat Auf membawa binatang ternak yang begitu banyak sehingga memenuhi halaman rumah. Kata ayahnya, “Aku akan bertanya kepada Nabi ﷺ .”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Terkait dengan status ternak itu, Nabi ﷺ  berkata, “Berbuatlah sebagaimana engkau berbuat terhadap harta kekayaanmu sendiri.”(Riwayat Ibn Ishaq).

Dalam riwayat Ibnu Jarir, kemudian turun ayat:

وَمَنۡ يَّـتَّـقِ اللّٰهَ يَجۡعَلْ لَّهٗ مَخۡرَجًا

وَّيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeqi dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (ath-Thalaq [65]: 2-3). (Disadur dari Tafsir Ibnu Katsir, hal 103).

Baca: “Taqwa dan Bahagia”

Bahagia dalam Masalah

Tak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan ini seringkali muncul berbagai masalah. Mulai dari yang sangat sederhana hingga yang rumit dan sulit terpecahkan. Hal itu akan selalu menghiasi ritme perjalanan hidup kita.

Cara manusia menyikapi masalah itu berbeda-beda. Ada sebagian yang mudah berputus asa. Marah, benci, bahkan memaki-maki keadaan dan berprasangka buruk kepada Allah SWT. Kemudian ia melarikan jiwa dan raganya kepada perbuatan dan tempat maksiat. Disangkanya cara seperti itu adalah jalan untuk menyelesaikan masalah.

Sungguh, cara seperti itu bukanlah jalan penyelesaian. Justru persoalan makin menjadi-jadi. Akhirnya jiwanya pun makin merana. Sikap seperti itu bukanlah sikap yang baik sebagai hamba Allah SWT. Orang beriman mutlak menjauhi sikap-sikap yang tak terpuji itu.

Sebagian yang lain bisa bersikap tabah. Tampak dalam jiwanya ketenangan. Meski masalahnya cukup pelik, jiwanya tetap sabar dan tawakkal kepada Rabb-nya. Ia meyakini masalah yang hadir dalam hidupnya pasti ada hikmah di baliknya. Dan Allah SWT sebagai Rabb-nya pasti akan memberinya solusi atas masalah itu.

Orang semacam ini juga yakin bahwa di balik kesulitan itu akan hadir kemudahan dan kebahagiaan (asy-Syarh [94]: 5-6). Sebagaimana kisah di atas, ketika tertimpa masalah, maka yang dilakukan adalah berdzikir dan mendekat kepada-Nya. Alhamdulillah, masalahnya bisa teratasi dan mendapatkan rezeqi yang tak disangka-sangka.

Baca:  Beniatlah untuk Taqwa pada Allah

Allah Tempat Berlari

Ada keyakinan yang mesti terus dikuatkan ke dalam jiwa setiap Muslim. Bahwa ketika tertimpa masalah, maka tempat pelariannya bukanlah kepada makhluk, apalagi ke tempat maksiat. Tapi, tempat lari yang tepat adalah Allah SWT.

Allah-lah tempat mengadu, tempat berkeluh kesah, dan tempat memohon solusi terbaik dan tercepat. Allah-lah yang Mahatahu solusi terbaik untuk kita. Oleh karena itu, dekatkanlah jiwa kita kepada-Nya.

Janganlah justru menjauh dari-Nya ketika kita ditimpa masalah. Diri kita ini sangat bergantung kepada Allah SWT. Maka ketika masalah menimpa, kita mesti meningkatkan kualitas taqwa. Makin banyak berusaha, berdzikir, beristighfar, dan berdoa kepada-Nya. Dengan jalan itu, semoga jiwa kita terlimpahkan ketenangan dan solusi.

Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَتَطۡمَٮِٕنُّ قُلُوۡبُهُمۡ بِذِكۡرِ اللّٰهِ‌ ؕ اَلَا بِذِكۡرِ اللّٰهِ تَطۡمَٮِٕنُّ الۡقُلُوۡبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS: ar-Ra’du [13]: 28).

Baca:  Meraih Derajat Taqwa Muttaqin

Taqwa

Sungguh, Allah SWT telah menjanjikan banyak keutamaan bagi hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertaqwa. Di antara janji Allah SWT itu adalah:

Pertama, dibebaskan dari kesusahan dan memperoleh rezeki. Dalilnya adalah Surat ath-Thalaq [65]: 2-3 di atas.

Kedua, Allah SWT mempermudah segala urusan.

Firman-Nya:

وَمَنۡ يَّـتَّـقِ اللّٰهَ يَجۡعَلْ لَّهٗ مِنۡ اَمۡرِهٖ یُسْرًا

“Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS: ath-Thalaq [65]: 4).

Ketiga, Allah SWT akan melipatgandakan pahala baginya.

وَمَنۡ يَّـتَّـقِ اللّٰهَ يُكَفِّرۡ عَنۡهُ سَيِّاٰتِهٖ وَيُعۡظِمۡ لَهٗۤ اَجۡرًا‏

“Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS: ath-Thalaq [65]: 5).

Keempat, Allah SWT mempermudah baginya memperoleh ilmu.

ؕ وَ اتَّقُوا اللّٰهَ‌ ؕ وَيُعَلِّمُكُمُ اللّٰهُ‌ ؕ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمٌ

“Dan bertaqwalah kepada Allah; Allah akan mengajarkan untuk kalian; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS: al-Baqarah [2]: 282).

Kelima, Allah SWT akan mengasihinya.

بَلٰى مَنۡ اَوۡفٰى بِعَهۡدِهٖ وَاتَّقٰى فَاِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الۡمُتَّقِيۡنَ

“Sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuatnya) dan bertaqwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.” (QS: Ali Imran [3]: 76).

Baca:  Takwa, Ciri Muslim Cerdas dan Berakal

Amat jelas bahwa jalan orang beriman untuk meraih kemuliaan dan solusi atas semua persoalan dalam kehidupan ini adalah bertaqwa kepada Allah SWT. Dengan demikian, saat terlilit masalah, baik dalam lingkup terkecil –seperti pribadi dan keluarga- maupun dalam lingkup besar –seperti lingkup masyarakat dan negara, maka yang mesti dilakukan adalah bersegera berlari menuju Allah.

Perbanyaklah mengunjungi rumah-Nya (masjid), membaca kitab-Nya (al-Qur`an), berdzikir, dan berdoa kepada-Nya. Dengan jalan itu, semoga kemudahan dan solusi dari-Nya akan segera hadir.

Begitu pula dalam komunitas masyarakat dan negara. Bila berbagai masalah terus bermunculan dan tak kunjung ketemu solusinya, maka yang mesti dibangun adalah ketaqwaan di tengah masyarakat. Di sinilah peran seorang pemimpin untuk menyeru warganya agar banyak beristighfar kepada-Nya, memakmurkan rumah-Nya, terus menguatkan ukhuwah antar sesama, serta banyak berdoa bagi kebaikan masyarakat dan negara.

Jalan itulah yang mesti ditempuh. Jalan itulah yang akan mengundang pertolongan-Nya, berupa solusi atas persoalan yang terus melilit, serta keberkahan bagi masyarakat dan negara.

Allah SWT menjanjikan:

وَلَوۡ اَنَّ اَهۡلَ الۡقُرٰٓى اٰمَنُوۡا وَاتَّقَوۡا لَـفَتَحۡنَا عَلَيۡهِمۡ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَالۡاَرۡضِ وَلٰـكِنۡ كَذَّبُوۡا فَاَخَذۡنٰهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ‏

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.” (al-A’raf [7]: 96).*/Abu Hana Kamilah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahagiatakwataqwa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 15 Negara Eropa dengan Mayoritas Penduduk Muslim
Tulisan selanjutnya Dua Perusahaan Saudi Memproduksi Drone Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Berita
12 Juli 2026 11:08
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Terbaru

  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
  • ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?