Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

7 Syarat Lahirnya ‘Generasi Rabbani’, Dambaan Umat

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 April 2021 09:26 9:26 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 April 2021 09:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Generasi yang menjadi dambaan umat adalah generasi rabbani. Generasi yang sempurna ilmu dan ketakwaannya. Disebutkan dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 79.

كُوۡنُوۡا عِبَادًا لِّىۡ مِنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ وَلٰـكِنۡ كُوۡنُوۡا رَبَّانِيّٖنَ بِمَا كُنۡتُمۡ تُعَلِّمُوۡنَ الۡكِتٰبَ وَبِمَا كُنۡتُمۡ تَدۡرُسُوۡنَۙ‏

…..”Jadilah kamu penyembahku, bukan penyembah Allah,” tetapi (dia berkata), “Jadilah kamu pengabdi-pengabdi Allah, karena kamu mengajarkan kitab dan karena kamu mempelajarinya!” (QS: Ali Imran:79).

Awal tahun 90-an ramai istilah ‘Generasi Rabbani’. Istilah “Rabbani” terdapat beberapa riwayat, baik dari kalangan sahabat maupun tabi’in.

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radliallahu ‘anhu, beliau mendefinisikan “rabbani” sebagai berikut: “Generasi yang memberikan santapan rohani bagi manusia dengan ilmu (hikmah) dan mendidik mereka atas dasar ilmu.” Sementara Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma dan Ibnu Zubairsoft mengatakan: “Rabbaniyun adalah orang yang berilmu dan mengajarkan ilmunya.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Dr Yusuf al-Qardhawi dalam Al Khasaisul Al ‘Ammah Lil Islam mendefinisikan rabbaniyyun adalah “kalimat dinisbahkan kepada Rabb. Insan Rabbani ialah seseorang yang mempunyai hubungan erat dengan Allah, alim tentang agama-Nya serta mengajarkannya.” Jadi pengertian rabbani layak disematkan untuk para ulama dan para alim yang mengamalkan al-Quran dan Sunnah, serta mengajarkannya.

Paling tidak ada tujuh indikasi untuk menjadi generasi rabbani. Pertama, tu’allimunal kitab (mengajarkan Al-Quran)

Generasi ini selalu mengajarkan Al-Quran, sehingga menjadi agen pembaharuan. Mengubah masyarakat yang tidak mengetahui Islam menjadi memahami Islam, mengubah masyarakat yang memahami Islam menjadikan Islam sebagai pola pikir dan menjadikan suatu gerakan yang cinta Islam.

Kedua, tadrusun (mempelajari kitab)

Generasi ini selalu belajar dan belajar, dan tidak pernah berhenti untuk belajar. Generasi model ini siap berubah manakala menemukan sikap hidup yang tidak sesuai dengan Al-Quran (Islam).

Ketiga, mawahanu (tidak lemah mental)

Prinsip hidup ini tidak mudah goyah dengan model hidup non-Islam. Bencana yang menimpa dalam dirinya, keluarga atau dalam gerak dakwahnya dalam rangka tuallimunal kitab akan selalu dihadapi dengan sabar dan istiqamah.

Keempat, madh’ufu (tidak lemah fisik)

Generasi ini selalu memelihara fisik, cara berolah raga dan bela diri yang Islami sebagai keseimbangan rohani dan jasmani, sehingga menjadi umat yang dicintai Rasul ﷺ adalah orang mukmin yang kuat, buan yang lemah.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Dari Abu Hurairsoftah Radhiyallahu anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan. (HR: Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)

Kelima, mastakanu (tidak menyerah)

Generasi ini tidak mudah menyerah untuk menegakkan kebenaran. Adanya menang dan kalah dalam memperjuangkan yang benar, bahkan sahabat Nabi ﷺ mengemukakan motto, “Isy kariman aw mut syahidan.” (hidup mulia atau mati syahid).

Keenam, muhasabah (mengkaji ulang)

Apa yang telah dilakukan mungkin berhasil mungkin juga tidak. Jika berhasil bersyukurlah. Manakala belum berhasil tentukan langkah lain agar berhasil pada masa mendatang.

Ketujuh, rajaullah (penuh harap kepada Allah)

Usaha maksimal yang telah dilakukan harus selalu diiringi doa harapan kepada Allah agar mengabulkannya. Istighfar, memohon ampun apabila melampaui batas yang ditentukan oleh-Nya. Selalu memohon pertolongan kepada-Nya akan usaha lain yang ditempuh.

Untuk itu, jadilah generasi rabbani di manapun berada, sehingga hidup akan bermanfaat. Nabi ﷺ bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang diharapkan kebaikannya dan (orang lain) merasa aman dari kejelekannya.” (HR: At-Tirmidziy no. 2263).

وَخَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR: Al-Qadlaa’iy dalam Musnad Asy-Syihaab no. 129, Ath-Thabaraaniy dalam Al-Ausath no. 5787).

Semoga Allah membimbing kita kaum Muslimin agar menjadi insan yang rabbani. Amin.*/Imam Nur Suharno, pengurus Korps Muballigh Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Qurangenerasi rabbaniulamaumat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO: Covid-19 ‘Kemungkinan Besar’ Berasal dari Makanan Beku
Tulisan selanjutnya Hamas serangan roket Hamas: Rakyat Palestina Punya Hak Suci Kembali ke Tanah Airnya yang Dicuri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?