Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas: Rakyat Palestina Punya Hak Suci Kembali ke Tanah Airnya yang Dicuri

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 April 2021 09:39 9:39 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 April 2021 09:39
Bagikan
Hamas serangan roket
Ismail Haniyah saat menjadi khatib Jumat di Kam Pengungsi Bureij, Jalur Gaza, 5 Juli 2013
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala biro politik Hamas Ismail Haniyah menegaskan bahwa Land Day yang memperingati pembunuhan enam warga Palestina oleh pasukan Israel pada 1976 merupakan penegasan hak warga Palestina untuk kembali ke tanah air mereka. Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency di Istanbul, pada peringatan 45 tahun Land Day, Haniyah mengatakan peringatan tersebut menegaskan kepatuhan terhadap “tanah air dan hak untuk kembali. Ini adalah hak suci yang tidak dapat diabaikan siapa pun.”

Land Day Palestina adalah peringatan pembunuhan enam warga Palestina selama protes terhadap keputusan Israel untuk mengambil alih sekitar 21.000 dunam tanah pada 30 Maret 1976. “Land Day adalah hari abadi dalam mengenang rakyat Palestina. Ini menandai konfrontasi langsung antara masyarakat di tanah yang diduduki pada 1948 dan pendudukan Zionis, yang mencoba untuk mengontrol dan menetap di tanah Palestina kami yang diduduki,” kata Haniyah.

“Selama [perlawanan kami], sejumlah orang terluka dan gugur. Orang Palestina memperingati hari ini setiap tahun karena membawa banyak simbol, yang terpenting adalah bahwa tanah adalah inti dari konflik antara kami dan pendudukan ini,” sebut dia.

Haniyah melanjutkan dengan mengatakan bahwa rakyat Palestina melakukan pengorbanan yang tak ternilai dan berharga untuk melindungi tanah air dengan menghadapi rencana aneksasi dan pemukiman sejak penjajah Israel menduduki Palestina. Kepala Hamas itu mengungkapkan bahwa rakyat Palestina kini telah bersatu di Gaza, Tepi Barat, Yerusalem, serta wilayah pengasingan dan diaspora.

“Kesetiaan kami pada tanah air dan hak untuk kembali adalah hak sakral yang tidak dapat ditinggalkan atau diabaikan oleh siapa pun. Oleh karena itu, saya memberikan salam khusus kepada warga yang tinggal di wilayah pendudukan sejak 1948 dan saya meyakinkan mereka bahwa pertempuran itu adalah satu dan takdirnya sama,” sebut dia. “Rakyat Palestina akan memiliki entitas politik, tanah dan negaranya di atas tanah Palestina, Insya Allah,” pungkas Haniyah.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Islah Antar Negara  

Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency, Ismail Haniyah membahas berbagai topik mulai dari pemilu Palestina hingga krisis politik di ‘Israel’. Menuruutnya, pemilihan legislatif yang akan datang di Palestina yang dijadwalkan pada Mei, Haniyah mengungkapkan “komitmen” gerakannya untuk membentuk pemerintahan “konsensus nasional”.

Bahkan jika muncul sebagai pemenang, dengan mengatakan langkah tersebut penting dalam menghadapi pendudukan Zionis.

“Hamas ikut pemilu atas dasar kemitraan dan bukan atas dasar kemenangan. Ia tidak ingin mendominasi sistem politik Palestina, ”katanya.

Pada bulan Januari, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengeluarkan dekrit yang mengatur tanggal pemilihan tahun ini: pemilihan legislatif pada 22 Mei, pemilihan presiden pada 31 Juli, dan Dewan Nasional pada 31 Agustus. Menurut Haniyah, pemilu mendatang merupakan “kritis” dalam memperbaiki kondisi Palestina saat ini.

Ia juga memuji  perbaikan hubungan Turki-Mesir baru-baru ini akan membantu perjuangan Palestina. Menurutnya, upaya islah antara dua negara besar itu akan berdampak kebaikan pada Palestina.

“Kami menyambut pemulihan hubungan Turki-Mesir, dan kami percaya bahwa lebih banyak pemahaman antara mereka dan antara negara-negara Arab dan Islam akan mencerminkan secara positif pada kami di Palestina dan di negara-negara Arab,” Ismail Haniyah mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Kami memilih nama ‘Yerusalem, tujuan kami’ sebagai slogan pemilu, tepatnya untuk memastikan bahwa Yerusalem adalah alamat kami, kompas kami, ibu kota kami, dan kehormatan kami,” jelas Haniyah.

Pemimpin itu juga mengatakan dia yakin bahwa pemilihan akan berlangsung sesuai rencana meskipun ada tekanan, terutama dari Israel untuk menundanya. “Ini adalah salah satu tantangan di hadapan kami, tetapi kami berpegang pada pemilihan sebagai cara untuk mengatur rumah Palestina kami,” katanya.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASLand DayPalestina Ismail Haniyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 7 Syarat Lahirnya ‘Generasi Rabbani’, Dambaan Umat
Tulisan selanjutnya Menggelontor Racun dari dalam Tubuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?