Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Ikatan Hati Teman Seiman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2020 09:09 9:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2020 09:09
Bagikan
Ukhuwah saat Aksi Bela Islam II: Meski tidak saling mengenal tetap saling membantu.
Bagikan

Hidayatullah.com | DARI an-Nu’man bin Basyir ra, ia berkata, “Rasulullah ﷺ  mengatakan Muslim dengan Muslim lainnya bersaudara, ibarat satu tubuh. Satu bagian tubuh yang sakit, maka bagian tubuh lainnya akan merasakanya.Nabi  ﷺ bersabda;

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِيْ تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اثْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمى

“Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan dan kasih sayang mereka adalah bagaikan satu jasad, apabila satu anggota tubuh sakit maka seluruh badan akan susah tidur dan terasa panas.” (HR. Muslim 2586).

Arti kata taraahum, tawa’ad dan ta’aathuf, semuanya dari bentuk tafaa’ul yang mempunyai arti dasar: menarik keikutsertaan unsur-unsur yang tergabung dalam jamaah. Ketiga kata ini sebenarnya punya arti yang berdekatan.

Taraahum, saling mengasihi lantaran keterikatan dengan tali keimanan. Tawa’ad, hubungan timbal balik dengan antara beberapa pihak yang mengakibatkan tumbuhnya rasa mencintai. Dan, ta’aathuf berarti saling menguatkan sebagaimana potongan-potongan baju yang saling melekat kuat.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Rasulullah ﷺ mengumpamakan orang-orang mukmin itu dalam tiga sifat tersebut, seperti satu kesatuan tubuh. Jika dalam salah satu anggota tubuhnya merasakan sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan sakit itu. Matapun sulit untuk dipejamkan sehingga mengakibatkan demam.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ juga bersabda,

لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ

“Tidak halal bagi seorang Muslim untuk memboikot (tidak menyapa) saudaranya lebih dari 3 hari.” (HR. Bukhari 6237 dan Muslim 2560).

Hubungan mukmin dengan mukmin lain, juga ditetapkan Allâh Azza wa Jalla dalam firmannya;

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang Mukmin dan Mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS: al-Ahzâb [33]: 58).

Semestinya begitulah sosok seorang mukmin yang sejati. Bila salah satu dari mereka tertimpa musibah, maka seluruhnya akan merasakan musibah. Selanjutnya mereka saling memberi bantuan untuk meringankan beban musibah yang dialami saudaranya itu dengan bentuk pemberian yang terbaik.

Begitupun kebaikan yang dikaruniakan kepada seseorang di antara mereka dapat dirasakan oleh semuanya. Tidak malah sebaliknya, pada saat saudaranya ditimpa musibah hatinya senang bukan kepalang, sementara ketika saudaranya mendapatkan karunia, dengkinya (juga) bukan alang kepalang. Kebaikan dan kejelekan yang dirasakan oleh sesama mukmin mestinya turut diembannya dan dirasakan secara bersama.

Dalam hadits Rasulullah ﷺ di atas beliau memerintahkan kepada ummat Islam agar saling mengikatkan tali persaudaraan lebih kuat lagi. Terlebih pada saat sekarang di mana umat Islam terus-menerus diombang-ambingkan, dicibirkan, dianggap enteng, dijadikan obyek permainan, diobok-obok dan diolok-olok.

Memperhatikan saudara seiman pada saat ini berarti memperhatikan keselamatan diri kita sendiri. Sebab kebinasaan yang menimpa mereka cepat atau lambat bila kita tidak turut mengulurkan tangan, maka bukan hal mustahil akan menimpa kita pula. Musibah kebinasaan, akan menyusul dan menghampiri kita.

Hadits ini hendaknya juga menjadi pelajaran bagi mereka yang berusaha dengan sekuat tenaga untuk mendapatkan kemaslahatan individualnya meskipun harus mengorbankan kepentingan orang lain. Tidaklah hal itu dilakukan, kecuali oleh orang yang di dalam dadanya belum timbuh benih keimanan. Wallahu `alam.* [diambil dari Majalah Suara Hidayatullah)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ikatan HatimukminMuslimsaudara seiman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maunya Mengolok Pigai, Tapi Ruhut Kepeleset Menghinanya
Tulisan selanjutnya Laporan: ‘Israel’ dan UEA Bekerja Sama ‘Hapus’ UNRWA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?