Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Dunia Sebelum Nubuwwah (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2013 15:39 3:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Oktober 2013 15:39
Bagikan
Latta dan Uzza adalah dewa dan berhalanya Arab jahiliyah
Bagikan

Lanjutan artikel PERTAMA

Oleh: AlwiAlatas

KONDISI sosial dan kemanusiaan di semua peradaban juga mengalami kemerosotan yang serius. Perempuan dapat dikatakan tidak dihargai oleh semua peradaban yang ada. Pemerintahan pada umumnya bersifat absolut dan penindasan terhadap rakyat terjadi di banyak negeri. Agama Kristen di Romawi dan banyak tempat lainnya terpecah dalam sekte-sekte yang banyak jumlahnya dan saling bermusuhan satu sama lain. Bangsa India menganut sistem kasta yang ketat, dan kaum perempuan yang ditinggal mati suaminya didorong untuk ikut membakar dirinya bersama jenazah suaminya yang dikremasi.

Di Persia pernikahan incest (hubungan seks sedarah) dibolehkan, dan beberapa faham yang merusak, seperti mazdakisme, sempat menimbulkan kekacauan sosial di tengah masyarakat negeri itu. Bangsa Arab tidak sendirian dalam kejahiliyahannya ketika itu, dan dalam beberapa hal mereka tidak lebih jahiliyah dibandingkan bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Ketika Nabi Muhammad  diutus, terjadilah perubahan positif yang sangat besar dan cepat. Pada awalnya di Hijaz, kemudian di Jazirah Arab, dan setelah itu menyebar ke belahan dunia lainnya. Al-Nadwi menyebut perubahan ini sebagai ”kejadian yang paling aneh sepanjang sejarah.”

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Menurutnya,  ”Perubahan itu benar-benar aneh dalam segala hal: Aneh dalam hal kecepatannya, aneh dalam hal sifatnya yang sangat mendalam, dan aneh dalam hal daya-cakupnya yang menyeluruh. Juga aneh dalam hal kejelasannya serta kemudahannya difahami.”

Peradaban Islam telah mempengaruhi peradaban dunia dan memberi perubahan positif kepadanya. Al-Nadwi mengutip pendapat beberapa tokoh non-Muslim tentang hal ini. Robbert Briffault, misalnya, mengatakan, ”Bukan ilmu phisika yang berasal dari orang-orang Arab yang menghidupkan kembali Eropa, akan tetapi peradaban Islam telah banyak mempengaruhi berbagai cabang kehidupan di Eropa sejak memancarkan sinarnya yang pertama ke benua itu.”

Jawaharlal Nehru, perdana menteri pertama India, juga menyatakan, ”… masuknya Islam mempunyai arti yang sangat penting dalam sejarah India, Ketika itu kerusakan dan kejahatan di kalangan masyarakat Hindu sedang meluas. Pembagian golongan penduduk telah melahirkan berbagai macam kasta dan menciptakan golongan yang dianggap najis…. Teori persaudaraan dan persamaan Islam yang diyakini dan dihayati oleh kaum Muslimin sangat dalam pengaruhnya dalam pemikiran orang-orang Hindu, dan yang paling banyak terpengaruh ialah kaum sengsara yang oleh masyarakat Hindu dilarang menikmati hak persamaan dan hak-hak asasi manusia lainnya.”

Ada banyak contoh lainnya yang disebutkan dalam buku al-Nadwi, sebuah buku yang sangat bagus untuk dibaca. Dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa kejahiliyahan pada masa itu tidak hanya terbatas di Jazirah Arab dan bukan pula penduduk negeri ini yang paling mundur moralitasnya. Kejahiliyahan dan kemerosotan peradaban terjadi di berbagai belahan dunia. Maka kemunculan Nabi Muhammad saw. dan perubahan yang terjadi setelahnya benar-benar menjadi rahmat bagi seluruh alam, tepat seperti yang digambarkan oleh al-Qur’an: ” Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam” (QS 21: 107). Wallahu a’lam.*/Jakarta, 29 Dzul Qa’dah 1434/ 5 Oktober 2013

Penulis adalah penulis buku “Nuruddin Zanki dan Perang Salib” kolumnis hidayatullah.com, kini sedang mengambil program doktoral bidang sejarah di Universiti Islam Antarabangsa, Malaysia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beda Punk dan Islam dalam Memandang Kapitalisme (1)
Tulisan selanjutnya Dunia Sebelum Nubuwwah (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Berita
27 Oktober 2026 14:42
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?