Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Imam Abu Hanifah Shalat 5 Waktu dengan Satu Wudhu Selama 40 Tahun

Bambang S
Terakhir diupdate: 15 Maret 2021 15:14 3:14 pm
Bambang S
Dipublikasikan 8 Maret 2021 14:32
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Imam Abu Hanifah merupakan imam mujtahid yang masyhur. Selain diakui ketinggian ilmunya mengenai syariat, ia juga dikenal dengan mujahadahnya dalam beribadah.

Khathib al-Baghdadi menyebutkan, Abu Hanifah menyelesaikan bacaan al-Qura’an setiap malam. Tercatat ia mengkhatamkan al-Qur`an di tempat wafatnya sebanyak 70 ribu kali.

Abu Hanifah juga tak pernah lupa melakukan qiyamul-lail. Begitu khusyuknya hingga ia sering menangis tersedu-sedu. Para tetangganya pun bisa mendengar dan merasa iba.

Karena kebiasaannya dalam melakukan qiyam semalam penuh, maka ia melaksanan shalat Shubuh dengan wudhu Isya’. (al-Bidayah wa an-Nihayah, 10/114).

Suatu saat Mis’ar bin Qidam menyaksikan Abu Hanifah di masjidnya tengah melaksanakan shalat Shubuh. Setelah itu, sang imam kemudian mengajar para penuntut ilmu sampai tiba waktu shalat Zhuhur. Berikutnya mengajar kembali hingga datang waktu Ashar. Lanjut mengajar hingga waktu Maghrib. Demikian juga setelah Maghrib, ia kembali mengajar.

Baca Juga

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah
R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

Mis’ar berkata dalam hatinya, “Jika demikian kesibukan laki-laki ini, kapan ia menyibukkan diri dengan ibadah?”

Akhirnya Mis’ar menyaksikan Abu Hanifah melaksanakan shalat. Hal itu dilakukan setelah hadirin meninggalkan tempat. Ternyata ulama itu shalat hingga menjelang fajar, baru kemudian pulang ke rumah.

Saat waktu fajar tiba, Abu Hanifah sudah muncul kembali di masjid. Kegiatan selanjutnya berlangsung seperti kemarin, yakni mengajar terus hingga shalat Isya’.

Namun Mis’ar masih belum yakin dengan kebiasaan Abu Hanifah yang disaksikannya ketika itu. Dalam hatinya pun berkata, “Bisa jadi laki-laki ini sedang giat pada malam ini saja.”

Akhirnya Mis’ar kembali mengamati ibadah Abu Hanifah di malam kedua. Dan ternyata tidak ada yang berubah sebagaimana rutinitas pada hari sebelumnya.

Mis’ar masih memperhatikan aktivitas ibadah Abu Hanifah di malam ketiga. Lagi-lagi tidak berubah. Ia pun menjadi yakin bahwa memang seperti itulah rutinitas harian sang imam.

Mendapati hal luar biasa itu, akhirnya Mis’ar bertekad, “Aku akan bermulazamah kepadanya, sampai ia wafat atau aku yang wafat.”

Ibnu Abi Muadz beberapa waktu kemudian mengisahkan, “Telah sampai khabar kepadaku bahwasanya ia (Mis’ar) wafat di dalam masjid Imam Abu Hanifah, sedangkan ia dalam keadaan sujud.”

Dirahasiakan

Ada lagi kisah mengenai qiyamul-lail yang dilakukan Abu Hanifah. Suatu saat ulama ini bermakmum shalat Isya’ di belakang Ali bin Husain. Ketika itu Ali membaca Surat az-Zalzalah.

 Setelah shalat, Abu Hanifah tampak duduk berpikir. Nafasnya terdengar menghela berat.

Malam itu Yazid bin al-Kumait meninggalkan lentera. Alat penerangan itu hanya menyisakan minyak amat sedikit.

Beberapa jam kemudian, Yazid kembali ke masjid sebelum shalat fajar. Ia menyaksikan Abu Hanifah sedang berdoa dalam shalatnya, “Wahai Dzat yang memberi balasan terhadap amalan sebesar biji sawi kebaikan dan yang memberi balasan terhadap amalan sebesar biji sawi dari keburukan, jauhakanlah hamba-Mu ini dari neraka…”

Kemudian Yazid mengumandangkan adzan fajar. Lentera itu pun mati.

Setelah selesai kumandang adzan, Abu Hanifah bertanya kepada Yazid, “Apakah engkau hendak mengambil lentera?”

Yazin menjawab, “Aku telah mengkumandangkan adzan.”

Abu Hanifah kemudian berpesan, “Rahasiakan apa yang telah engkau lihat.”

Setelah itu, Abu Hanifah mendirikan shalat sunnah fajar, kemudian shalat Shubuh berjamaah dengan wudhu Isya’.

Suatu saat, Abu Hanifah berjalan bersama muridnya, Imam Abu Yusuf. Lalu ada seorang laki-laki yang berseru kepada temannya, “Inilah Abu Hanifah yang tidak tidur di malam hari.”

Abu Hanifah kemudian berkata merendah, “Janganlah kalian berbicara mengenai diriku dengan apa yang tidak aku lakukan.”

Meskipun berusaha dirahasiakan, namun aktivitas qiyamul-lail Abu Hanifah itu tetaplah diketahui oleh sebagian orang. Hal ini antara lain diketahui oleh Imam Ibnu Mubarak.

Suatu saat Ibnu Mubarak kedatangan seorang lelaki dari Kufah. Ternyata lelaki itu mencela Abu Hanifah. Seketika Ibnu Mubarak mengatakan, “Celakalah engkau! Apakah engkau mencela seorang yang melaksanan shalat lima waktu dengan satu wudhu selama empat puluh tahun?”

Sufyan bin Uyainah juga pernah memberi kesaksian, “Tidak ada seorang laki-laki pun yang datang di Makkah di masa kita ini, yang shalatnya lebih banyak daripada Abu Hanifah.”

Abu Muthi’ juga menyatakan, “Ketika aku di Makkah, aku tidak melakukan thawaf di malam hari, kecuali aku dapati Imam Abu Hanifah dan Sufyan bin Uyainah melaksanakan thawaf.”

Sedangkan Kharijah bin Mus’ab menyampaikan, “Yang mengkhatamkan al-Qur`an di dalam Ka’bah ada empat imam, yakni Utsman bin Affan, Tamim ad-Dari, Said bin Jubair, dan Abu Hanifah.” (Tarikh Baghdad, 13/353-357).*

 

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu Hanifahimam hanifahsalafus saleh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Yaman Kelaparan Akibat Perang, MUI Ajak Umat Galang Bantuan
Tulisan selanjutnya Agama pendidikan nasional Tes Wawasan Kebangsaan PKS PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
KajianSejarah

Dukungan Nyata Bangsa dan Tokoh Palestina untuk Kemerdekaan Indonesia

14 Maret 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?