Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Lima Karakteristik Muslim Sejati [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Januari 2016 12:41 12:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Januari 2016 12:41
Bagikan
Anggota milisi Izzuddin al Qassam menderas al-Quran dalam pelatihan malam di Gaza
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Oleh: Shalih Hayim

Dalam soal pernikahan biasanya kaum Muslimin telah melaksanakannya sesuai dalam peraturan islam, tetapi resepsi, walimah, atau pesta perkawinan, justru sangat bertentangan dari ajaran islam, mulai dari gaun dan penampilan pengantin yang tidak mencerminkan nilai-nilai islam, pencampur bauran antara pria dan wanita, hingga kepada hiburan yang mengandung dan mengakibatkan timbulnya kemaksiatan.

Ketiga, selalu dalam shibghah atau terwarnai dengan nilai-nilai Ilahi, sehingga seorang Muslim akan selalu berusaha untuk menjalani hidup dengan ketentuan-ketentuan Allah Subhanahu Wata’alaSubhanahu Wata’aladan Rasulnya. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman,

صِبۡغَةَ ٱللَّهِ وَمَنۡ أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبۡغَةٗۖ وَنَحۡنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ ١٣٨
”shibghah Allah. Dan diapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nyalah kami menyembah.” (Al-Baqarah:138)

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Keempat, istiqomah atau teguh dalam pendirian. Sikap ini amat penting untuk dimiliki, mengingat menjadi Muslim yang sebenar-benarnya memang bukan urusan mudah. Amat banyak tantangan dan godaan yang harus dihadapi. Semua itu hanya dapat dihadapi dengan istiqomah. Dengan sikap istiqomah seseorang tidak hanya berani dalam menghadapi kemungkinan mendapatkan resiko dari keimanan dan keislamannya, melainkan juga tidak akan berduka cita atau tidak akan menyesal sebagai Muslim jika resiko itu benar-benar menimpa dirinya. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُواْ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسۡتَقَٰمُواْ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ١٣

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan,’ Tuhan kami ialah Allah,’ kemudian mereka tetap istiqomah maka tidak ada kekuatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.” (QS Al-Ahqaaf:13)

Kelima, bersikap tawazzun (keseimbangan hidup). Islam mentransfer kesadaran bahwa implementasi nilai ukhrawi yang kita kejar, selayaknya tidak menjadikan kita lupa untuk memperbaiki kualitas kehidupan dunia, karena prestasi ibadah dunia mata rantai bagi kehidupan akhirat. Islam tidak pernah mendikotomikan dunia dan akhirat, jasmani dan ruhani, akliyah dan ruhiyah, lahir dan batin.

Seperti pembelajaran yang kita dapatkan dari firman Allah Subhanahu Wata’alaSubhanahu Wata’alasebagai berikut:

وَٱبۡتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلۡأٓخِرَةَۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنۡيَاۖ وَأَحۡسِن كَمَآ أَحۡسَنَ ٱللَّهُ إِلَيۡكَۖ وَلَا تَبۡغِ ٱلۡفَسَادَ فِي ٱلۡأَرۡضِۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ٧٧

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah Subhanahu Wata’alaSubhanahu Wata’alakepadamu (kebahagiaan) negri akhirat, dan jangalah kamu melupakan bahagiamu dari kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain) sebagaimana Allah Subhanahu Wata’alaSubhanahu Wata’alatelah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’alaSubhanahu Wata’alatidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS: Al-Qashash:77).

Keseimbangan hidup merupakan sesuatu yang amat penting. Manakala seorang Muslim tidak berlaku tawazzun maka akan terjadi ketimpangan hidup yang tidak terkendali daan berdampak pada kerusakan di muka bumi ini, baik kerusakan lingkungan hidup maupun kerusakan moral sebagaimana yang kita saksikan bahkan kita rasakan akibatnya selama ini.

Akhirnya, semua terpulang kepada kita sebagai Muslim. Apakah kita akan terus berusaha untuk memperkukuh keislaman kita atau tidak. Kita memang merasakan betapa sulitnya menjadi seorang Muslim yang sejati selama ini, namun kitapun harus menyadari bahwa sesulit apapun, upaya menjadi Muslim yang sejati itu bukan berarti tidak bisa sama sekali. Oleh karena itu, kesungguhan kita dalam memperjuangkan nilai-nilai keislam sangat diperlukan.semoga Allah Subhanahu Wata’ala memberkahi kita semua.*

Penulis adalah kolumnis hidayatullah.com, tinggal di Kudus Jawa Tengah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Karakter Muslimpatuhsyariat Islamtaattunduk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Hari Intifada, 150 Palestina Gugur dan 27 Israel Tewas
Tulisan selanjutnya Resmikan Taman Corat-Coret Kota Bogor, Bima Arya: Stop Vandalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?