Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Bertani dengan Science dan Guidance [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Februari 2016 17:27 5:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Februari 2016 17:27
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Oleh: Muhaimin Iqbal

Di ayat lain, Allah juga janjikan Hikmah – yaitu pemahaman yang mendalam tentang petunjukNya itu – kepada orang-orang yang sama yaitu para ulil albab.

“Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya para ulil albab-lah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” (QS 2:269)

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Nah petunjuknya sama yaitu Al-Qur’an yang hanya 6000-an ayat didalamnya. Tetapi tidak serta merta semua yang membacanya memperoleh jawaban tentang semua persoalan itu. Untuk bisa memperolehnya, seseorang harus tidak berhenti memikirkan ciptaanNya, terus mengingatNya, dan mengakui ketidak sia-siaan setiap ciptaanNya. Saat itulah dia menjadi seoang ulil albab berdasarkan definisi rangkaian ayat yang pertama di atas. Dan kepada mereka inilah Allah janjikan hikmah – kepahaman yang dalam tentang Al-Qur’an itu.

Sekarang kita coba aplikasikan pendekatan petunjukNya ini untuk hal yang sudah bisa dijelaskan secara science  tersebut di atas. Tentang tanaman yang menurun hasilnya dari sisi kwalitas maupun kwantitas, juga tentang buah yang tidak terasa manis di musim hujan.

Perhatikan di dua pasang rangkaian ayat-ayat berikut. Perhatikan persamaannya di kata-kata yang saya tebalkan. Apa yang dapat Anda pikirkan ? ( karena di kedua rangkain ayat ini kita diminta berfikir !)

“Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS 16:10-11)

“Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam. Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.”  (QS 20 :53-54)

Lihat kemiripan redaksi dan susunannya, khususnya  tiga hal yang saling berkaitan yaitu turunnya hujan, tumbuhnya pepohonan (buah-buahan) dan kegiatan menggembala. Apa maknanya ? apa hubungannya ?

Secara science  tadi sudah dijelaskan bahwa konsentrasi mineral yang rendah yang menurunkan hasil pertanian, buah tidak terasa manis di musim penghujan. Proses menggembala adalah proses menginjeksi mineral-mineral yang dibutuhkan tanaman, proses meningkatkan konsentrasi mineral di dalam tanah yang berasal dari kotoran ternak berupa padatan dan cairan.

Kalau saja kita mengamalkan kegiatan menggembala tersebut – seperti juga mengapa seluruh nabi melakukannya , maka mineral yang ada didalam tanah yang keberadaannya sangat dibutuhkan tanaman akan selalu terisi kembali oleh kotoran ternak ini.

Di musim hujan, rerumputan banyak tumbuh di sekitar pepohonan, semakin sering bisa digembalakan ternak – semakin banyak mineral yang terserap ke dalam tanah, dan inilah yang akan menjaga konsentrasi mineral tersebut ketika tanaman mengisap air dari tanah.

Lebih dari itu, didalam perut hewan itu juga terkandung bermilyar microflora yang akan pindah ke tanah bersamaan dengan jatuhnya kotoran ke tanah. Microflora inilah yang kemudian memproduksi antibiotics, vitamin, hormone dan berbagai senyawa biogenic yang belum semuanya bisa dijelaskan oleh ilmu manusia modern hingga saat ini.

Kotoran yang membawa bermilyar microflora tersebut pula yang kemudian melanjutkan proses dekomposisi zat-zat organic baik secara aerob maupun anaerob, yang membuatnya mudah dicerna oleh tanaman dan melawan microorganism pathogen – pembawa penyakit – dari dalam tanah. Tanah tidak hanya subur tetapi juga sehat untuk menunjang tumbuhnya tanaman.

Walhasil penggembalaan yang merupakan proses yang sangat komprehensif dalam menjaga siklus kehidupan di muka bumi ini, hanya sebagian yang sangat kecil saja yang bisa digantikan dengan kegiatan pemupukan kimia. Bahkan juga bisa jadi tidak sepenuhnya tergantikan oleh proses pemupukan dari kotoran ternak yang sudah difermentasi.

Yang terakhir ini tentu lebih mendekati ketimbang pemupukan kimia, tetapi kalau bisa melaksanakan persis seperti yang diperintahkan di ayat tersebut di atas – yaitu menggembala – pasti hasilnya akan lebih baik, karena sangat bisa jadi masih segudang hikmah lain dari menggembala yang belum sepenuhnya bisa kita pahami.

Teorikah ini? Alhamdulillah tidak, sebagian besarnya telah dipahami dan dicoba amalkan oleh team kami yang berusaha mengembalikan kemakmuran bumi ini dengan apa yang kita sebut Integrated Organic Farming – yang hasil praktek dan ilmunya akan di-share ke siapa saja yang berminat dalam workshop dua hari di Maret nanti. InsyaAllah.*

Penulis Direktur Geraidinar.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BertaniFood GapGuidanceKrisis panganMuhaimin Iqbalscience
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dewan Syariah Nasional- MUI Sosialisasikan Empat Fatwa Baru
Tulisan selanjutnya Ketum PARMUSI: LGBT Bersikap Menentang Kekuasaan Tuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?