Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tahun 2010 Negara Teluk Punya Mata Uang Tunggal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2009 13:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa menteri keuangan negara-negara Teluk telah menegaskan keinginan mereka akan adanya sebuah serikat moneter dan  mata uang bersama, yang rencananya akan digulirkan tahun depan.

Pejabat-pejabat tinggi dari Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi, telah bertemu di Muscat beberapa waktu lalu guna mendiskusikan isu-isu moneter yang tertunda dan mengajak Uni Emirat Arab dan Oman untuk bergabung kembali dalam persekutuan itu.

Akhir bulan September lalu UEA dan Oman tiba-tiba mengundurkan diri dari rencana yang sebelumnya telah mereka setujui, saat menghadiri sebuah pertemuan tingkat tinggi di Bahrain pada tahun 2001, yaitu bahwa akan meluncurkan perserikatan moneter dan mata uang tunggal pada tahun 2010.

Kedua negara tersebut mengatakan bahwa memiliki mata uang tunggal untuk negara-negara di kawasan Teluk adalah tidak realistis.

Belum jelas nama yang akan diberikan untuk mata uang baru ini. Sebanyak 14 usulan nama telah ditolak, karena mereka menginginkan nama yang sudah cukup akrab di telinga.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sepertinya nama yang cenderung akan dipilih adalah dinar atau riyal, yang merupakan nama mata uang yang sudah umum dipakai di kawasan Teluk.

Namun, menurut beberapa pengamat, sepertinya dinar yang akan menjadi pilihan utama, sebab para pendirinya menginginkan sebuah nama yang secara psikis mudah diingat oleh warga negara di kawasan Teluk dan memiliki kesan sebagai mata uang yang kuat dan bernilai tinggi.

Sementara itu, lambang dari mata uang sudah disepakati, yaitu berupa huruf kapital G yang di tengahnya ada garis tegak lurus. [di/sh/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kamera “Kebencian” Non-Muslim Inggris
Tulisan selanjutnya “Dzikru Al Maut Driven Productivity”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?