Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Islamic Agriculture

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Mei 2015 15:02 3:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Mei 2015 16:00
Bagikan
Kitab tentang pertanian karya Ibnu al Awwam, Kitab Al-Filaha
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

BILA dunia pertanian dan perkebunan kita nyaris stagnan sejak jaman Belanda, bisa jadi karena kita salah belajar pertanian dari penjajah yang memang tidak mau membuat kita pintar. Bila kemudian pertanian kita banyak merusak lahan-lahan yang semula subur menjadi lahan yang hasilnya pas-pasan, bisa jadi karena kita salah mengambil guru karena belajar dari para kapitalis yang menjadikan petani sebagai pasar semata untuk pupuk dan obat-obat kimia mereka. Lantas dari mana mestinya kita belajar? Anda akan terkejut dengan referensi yang ada di dunia Islam tentang pertanian ini.

Sekitar 600 ratus tahun sebelum Belanda mengajari atau memaksa kita berkebun, di dunia Islam sudah bermunculan ahli-ahli pertanian dan perkebunan yang mulai menyusun dasar-dasar ilmu agronomi dan botani modern. Nama-nama seperti Ibnu Wafid, Abu ‘Umar Ahmad, Abu Al-Khayr, Ibnu Bassel dlsb. mulai menulis kitab-kitab pertanian sejak abad 4 H.

Puncaknya adalah di abad ke 6 H ketika Abu Zakariyyah Yahya b. Muhammad atau lebih dikenal dengan Ibnu Al-Awwam (meninggal th 580H atau 1185 M) menulis kitab pertanian yang fenomenal dengan judul Kitab Al-Filaha. Dari kitab inilah kemungkinan besar dunia barat belajar ilmu pertanian modern-nya. Karena kitab tersebut diketahui sampai  berabad-abad kemudian diterjemahkan ke bahasa Spanyol dan kemudian juga kedalam bahasa Perancis hingga pertengahan abad 19.

Kitab Al-Filaha – menurut saya sendiri yang pernah kuliah 4 tahun di perguruan tinggi pertanian – adalah referensi yang sangat lengkap meliputi seluruh ilmu pertanian dalam arti luas, yang kalau di perguruan tinggi modern diajarkan di belasan jurusan yang berbeda-beda.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Bahkan untuk jaman modern ini-pun kitab ini masih sangat relevan, yang mungkin perlu diupdate hanya pada teknologi-teknologi yang berkembang saja. Selebihnya malah bisa mengoreksi kesalahan dunia pertanian di abad terakhir yang mengandalkan pupuk  dan obat-obatan kimia.

Di antara isi dari kitab ini meliputi antara lain hal-hal sebagai berikut :

  • Teori tentang tanah, jenis-jenis dan kwalitas tanah, cara memperbaiki tanah – (di perguruan tinggi sekarang diajarkan di jurusan ilmu tanah)
  • Kotoran ternak dan kompos, jenis dan kwalitasnya, cara penyiapan dan penggunaannya – (jurusan peternakan/hasil peternakan)
  • Tentang Air, jenis dan kwalitasnya, knostruksi sumur air, leveling dan pengairan – (jurusan hidrologi atau tata guna air)
  • Perencanaan kebun, pemilihan pohon dan penempatannya – (jurusan agronomi atau perkebunan)
  • Pembibitan dan penanaman pohon, pembenihan dengan biji, cangkok, tunas dan akar – (jurusan agronomi, kehutanan dlsb)
  • Penanaman dan pemeliharaan pohon buah – (jurusan hortikultura)
  • Penanaman dan pemeliharaan tananam-tanaman khusus seperti anggur, zaitun, tebu, pisang, bunga mawar dan teh –(bisa di jurusan apa saja)
  • Transplantasi tanaman, metode dan pemilihan waktunya, jenis-jenisnya dan berbagai teknik transplantasi dari Persia, Yunani, Romawi – (bisa di jurusan apa saja)
  • Pruning atau pemangkasan, tanaman-tanaman yang perlu pemangkasan dan yang tidak perlu, peremajaan tanaman dengan pruning dan pemangkasan tunas – (bisa di jurusan apa saja).
  • Teknik-teknik pengolahan tanah, pembajakan, penggalian dan pencangkualan – (bisa di jurusan apa saja).
  • Irigasi khusus tanaman buah, peningkatan hasil dan kwalitas rasa – (jurusan hortikultura)
  • Polinasi atau pembuahan dengan keterlibatan manusia untuk buah tin, delima dan kurma – (jurusan hortikultura)
  • Perlakuan terhadap hama dan penyakit tanaman – (jurusan hama dan penyakit tanaman)
  • Teknik-teknik untuk perbaikan kwalitas warna, aroma (bau dan rasa) untuk buah-buahan dn bunga-bunga-an – (jurusan horticultura atau tanaman hias)
  • Pengolahan dan pengawetan buah, sayur, benih dan biji-bijian – (jurusan pengolahan hasil pertanian atau teknologi pertanian)
  • Biji-bijian/legume dan manfaatnya untuk kesuburan tanah – (bisa jurusan apa saja)
  • Penyemaian biji-bijian seperti padi, wijen dan kacang-kacangan dll– (jurusan agronomi)
  • Penyemaian untuk jenis umbi-umbian (bisa di jurusan agronomi)
  • Penyemaian untuk tanaman khusus seperti mentimun, melon, semangka, sawi, habatussauda, coriander dlsb – (bisa di horticultura)
  • Teknik untuk kebun kebutuhan sehari-hari – ( bisa jurusan apa saja)
  • Teknik penanaman tanaman sumber minyak atsiri – (bisa di jurusan agronomi)
  • Teknik pemanenan, penyimpanan, pencegahan serangga, penggilingan dan pengawetan biji-bijian dan kacang-kacangan (bisa di jurusan teknologi pasca panen)
  • Teknik pengolahan hasil pertanian, pengepresan minyak zaitun, penyulingan minyak atsiri, pengolahan sirup buah dan cuka (bisa di jurusan teknologi pangan atau hasil pertanian)
  • Pengelolaan kalender tanam dan adaptasi cuaca ( di jurusan agroklimatologi)
  • Teknik pembiakan dan perawatan ternak domba, kambing, sapi , pengeloaan pakan, kandang dan kesehatannya ( jurusan peternakan)
  • Teknik kedokteran dan pembedahan hewan (jurusan kedokteran hewan)
  • Teknik pemeliharaan unggas ( bisa di jurusan peternakan)
  • Teknik pemeliharaan lebah madu, dst.

Daftar tersebut baru sebagian saja dari isi Kitab Al-Filaha yang ketika diterjemahkan kedalam bahasa Perancis menjadi dua kitab dengan total halaman sampai sekitar 1.300-an halaman.

Dari sebagian isi tersebut saja kita sudah bisa menangkap pesan betapa majunya pertanian dunia Islam sembilan abad lampau, lantas mengapa sekarang kita seolah ketinggalan? Ya bisa jadi karena  kita belajar dari sumber-sumber yang keliru tersebut di atas. Bila saja kita mau kembali ke sumber-sumber ilmu dari para ulama di bidang pertanian ini, maka kita tidak akan merusak tanah dan ekosistem lingkungan dengan pupuk dan obat-obat kimia.

Kitab seperti Al-Filaha ini juga merupakan dokumentasi best practice pada jamannya, jadi itulah yang dilakukan ulama atau petani-petani yang berilmu di jaman itu – ketika mereka menghijaukan padang pasir dari Jordania sampai Damaskus dan menyuburkan pinggiran gurun dari Mesir sampai Maroko.  Maka rujukan semacam ini insyaAllah juga sangat berguna untuk menyuburkan kembali bumi pertiwi kita yang aslinya memang sudah subur ini.

Masalahnya adalah tinggal siapa yang akan mengajarkan kitab semacam ini kepada para petani kita? Jelas kitab semacam ini tidak dijadikan rujukan di perguruan tinggi pertanian jaman ini. Tidak juga dijadikan rujukan di perguruan tinggi agama – karena dianggap bukan bidangnya. Lantas siapa yang akan membawakannya?

Insyaallah kitab semacam ini akan menjadi salah satu rujukan pengajaran pertanian di madrasah-madrasah pertanian kita nantinya. Saat ini kami sedang melacak keberadaan kitab-kitab tersebut dalam bahasa aslinya selengkap mungkin, untuk kemudian diterjemahkan oleh Baitul Hikmah dan juga disebar luaskan untuk masyarakat luas secara gratis pada waktunya  – Insyaallah.*

Penulis ada Direktur Gerai Dinar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belanda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hizbullah Akan Serang Milisi Sunni di Suriah
Tulisan selanjutnya densus 88 Komisioner Komnas HAM Desak Polri Tuntaskan Kasus Basri Secara Transparan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?