Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Keluarga Sakinah

Meredakan Kemarahan Suami (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2015 10:37 10:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2015 10:37
Bagikan
Bagikan

MUNGKIN Anda berkata bahwa hal itu terlalu `ideal’ atau tidak mungkin wanita yang sedang terluka kewibawaannya merasa senang dengan perbuatan yang terpuji seperti ini, mengesampingkan perasaan marah yang bergejolak di dalam hati, dan berdiri di atas kebodohan seperti ini dengan tersenyum, berdandan, dan bersenda gurau kepada suami. Namun ingatlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.” (Fushshilat: 35)

Akan tetapi hasilnya yang sangat besar akan menjadikanmu bahagia, dan Anda akan mendapati suami seperti teman yang setia dan tidak akan menyimpang sedikit pun dari keinginan Anda.

Ada contoh kisah:

Seorang istri bercerita,

Baca Juga

Zakat dari Harta Haram, Apa Hukumnya?
Kedudukan Hukum Adik Ipar
 Bijaksana Saat Menolak Lamaran
Suami Merahasiakan Gajinya, Menurut Islam
Mengembalikan Indahnya ‘Kamar Tidur’

“Aku dan suamiku selalu bertengkar dan hampir tiap minggu kami selalu bertengkar. Setiap suami melontarkan satu kata, aku balas dengan sepuluh kata-kata. Aku tidak bermaksud menyakitinya dan membuatnya marah, akan tetapi aku hanya ingin memahamkannya tentang sesuatu yang ada pada diriku. Namun, dia tidak bisa memahamiku, tidak mempercayai kata-kataku, bahkan dia melontarkan celaan menjijikkan yang membuatku marah kepadanya dan mendiamkannya beberapa hari atau bahkan beberapa minggu.

Namun tindakanku itu tidak membuahkan hasil, karena dia tidak meminta maaf dan tidak mengakui kesalahannya, bahkan perilaku dan cara berpikirnya tidak berubah.

Pada suatu malam aku menelepon salah seorang teman perempuanku, sementara pada saat itu aku sedang mendiamkan suami karena adanya perselisihan. Aku mengadu kepadanya agar dia dapat menghiburku, namun ternyata temanku justru mencela metode burukku terhadap suamiku dalam menghadapi perselisihan yang mengakibatkan perselisihan yang berkepanjangan.

Temanku menasihatiku, ‘Sekarang pakailah bajumu yang paling bagus, rapikan rambutmu, pakailah parfum yang paling dia sukai, kemudian datangilah dia dengan langkah yang tenang, tersenyumlah di hadapannya, dan pandangilah dia ketika kamu berjalan ke arahnya. Setelah dekat dengannya, letakkanlah tanganmu di atas tangannya dan katakan, ‘Demi Allah, aku tidak akan bisa tidur nyenyak hingga engkau ridha padaku.’ Setelah itu bercanda beberapa saat, ungkapkan apa yang ingin kamu utarakan kepadanya.

Kemudian aku pun melaksanakan shalat Isya, lalu berdoa kepada Allah agar Dia menolongku dan membukakan hatiku dan hatinya. Setelah itu aku lakukan nasihat temanku dengan baik.

Dan bagaimana hasilnya? Suamiku sangat terkejut dan merasa bingung, tentu saja karena kejutan yang menyenangkan. Dia merespon diriku dengan respon yang belum pernah aku temui sebelumnya. Dulu dia laksana batu karang yang keras, tidak ada yang bisa mengubah pendapatnya. Yang membuatku semakin heran adalah tetesan air mata yang membasahi pipinya, saat aku mengadu dan berbicara kepadanya. Dia mengungkapkan penyesalannya dan meminta maaf dengan bersumpah atas nama Allah yang Maha Agung.

Selama pernikahanku, dia belum pernah sekali pun meminta maaf padaku kecuali pada saat itu. Untuk pertama kali dalam hidupku, aku melihat suamiku berlaku ramah dan baik. Tetapi aku baru tahu cara untuk bisa sampai ke dalam hatinya sekarang ini.*/Oleh Nashir Asy-Syafi’i, dari bukunya Bunga-bunga Istri Tercinta.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berdiambersabarmeredakan kemarahan suamisuami marah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meredakan Kemarahan Suami (2)
Tulisan selanjutnya Pengamat: Zionis Ingin Kuasai Sepenuhnya Masjidil Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Keluarga Sakinah

Batas Sederhana Berpakaian dan Berhias

17 Januari 2021 07:57
Keluarga Sakinah

Bijaksana Saat Menolak Lamaran

24 Oktober 2018 17:12
Keluarga Sakinah

Hilangnya Kecemburuan Pertanda Matinya Kejantanan

22 Maret 2018 17:04
Keluarga Sakinah

Begini Pandangan Islam terhadap Cemburu

15 Maret 2018 16:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?