Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
InternasionalNone

Jadi Tersangka Korupsi, Berbekal Surat Dokter Eks Presiden Jacob Zuma Batal Ditahan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2020 18:06 6:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2020 18:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan tinggi di Pietermaritzburg membatalkan surat penangkapan terhadap Jacob Zuma setelah tim pengacaranya menyerahkan surat dokter yang mengkonfirmasi bahwa mantan presiden Afrika Selatan dalam kondisi sakit.

Surat perintah tersebut dikeluarkan pada bulan Februari, setelah Zuma mangkir dari persidangan.

Tim kuasa hukumnya mengatakan bahwa bekas presiden itu pergi ke Kuba untuk melakukan pengobatan, tetapi pengadilan tidak puas dengan penjelasan tersebut.

Sidang praperadilan dimulai hari Selasa (23/6/2020) terkait kasus korupsi yang menjadikan Zuma tersangka penerima suap dari perusahaan pembuat senjata asal Prancis Thales 20 tahun silam. Persidangan sekarang ditunda sampai bulan September, lansir BBC.

Jacob Zuma hari Selasa tiba di pengadilan yang terletak di Provinsi KwaZulu- Natal itu karena dia dituduh menerima suap dalam perjanjian jual-beli senjata kontroversial yang dilakukan pada akhir era 1990-an.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Kesepakatan bernilai miliaran dolar itu dibuat antara pemerintah Afrika Selatan dan perusahaan alat pertahanan Thales.

Dalam pernyataan yang dirilis tahun 2018, perusahaan asal Prancis itu mengatakan pihaknya tidak mengetahui sama sekali ada pegawainya yang melakukan pelanggaran dan perusahaan tidak mentolerir praktik korupsi.

Zuma membantah melakukan kesalahan apapun dalam kasus itu.

Persidangan hari Selasa tersebut semata membahas isu-isu logistik sebelum persidangan kasus intinya dimulai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanJacob ZumaKorupsiPrancissenjatasuapThales
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delapan Anggota Tim Kampanye Donald Trump di Tulsa Positif Covid-19
Tulisan selanjutnya PP Persis Dukung Aksi Kesiagaan Waspadai Komunisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?