Hidayatullah.com—Pastilah sulit jika ia hendak ke masjid. Kakinya nyaris lumpuh sehingga kalau berjalan harus merangkak. Jarak masjid dari rumahnya juga cukup jauh, sekitar 1 kilometer. Tapi itu semua tak menghalangi Budi Hariyanto memenuhi panggilan Allah sehari lima kali. Subhanallah. Bagaimana caranya?
Pria asal Sidoarjo Jawa Timur itu lahir seperti bayi pada umumnya, normal-normal saja. Saat usia a2 tahun virus polio menyerangnya. Akibatnya tak bisa tumbuh dengan normal.
Tapi Budi tidak mau menyerah begitu saja. Ia tak mau hidup bergantung kepada belas kasihan orang lain. Dan sukses. Prestasi nasional dan dunia pun ia genggam.
Tentu semua itu tidak diraih begitu saja. Ada perjuangan dan pengorbanan di dalamnya. Bahkan luka di hati pun ada pula.
Inilah cerita kegigihan, kesabaran, keikhlasan dan kesyukuran. Prestasi apa yang ia raih dan bagaimana kehidupan sehari-harinya?
Simak videonya di chanel Suara hidayatullah dengan judul ‘Tak Menyerah, Hanya Kaki Lumpuh’