Hidayatullah.com—Presiden Tanzania John Magufuli mengatakan bahwa kebebasan dan demokrasi ada batasannya.
“Tujuan dari kebebasan dan demokrasi adalah untuk mendatangkan pembangunan, bukan chaos…,” kata Magufuli seperti dilansir AFP Jumat (13/11/2020).
“Kebebasan, hak-hak dan demokrasi diiringi adanya tanggung jawab dan masing-masing memiliki batasan. Semoga [perkataan] saya dapat dipahami dengan baik,” kata Magufuli seperti dikutip AFP saat pelantikan anggota parlemen yang baru.
Bulan lalu Magufuli memenangkan pemilihan presiden dengan perolehan suara 84%.
Sementara partainya, CCM, memenangkan hampir setiap kursi yang ada di dewan perwakilan rakyat.
Pihak oposisi menuding pemilihan umum tersebut dipenuhi kecurangan.
Namun, komisi penyelenggaraan pemilu di Tanzania membantah tudingan-tudingan yang mengatakan bahwa pemilu bulan lalu dicurangi.*