Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kepala Keuangan Hizbullah Melarikan Diri ke Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Oktober 2012 12:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala keuangan (chief financial officer-CFO) kelompok bersenjata Syiah di Libanon Hizbullah melarikan diri ke Israel dengan membawa uang curian. Demikian menurut laporan media lokal hari Jumat yang dikutip Al Arabiya (13/10/2012).

Situs Now Libanon mengutip pejabat Hizbullah yang mengatakan bahwa, CFO Hizbullah pria berusia 29 tahun dan seorang insinyur telekomunikasi bernama Hussein Fahs, telah menyeberangi perbatasan dengan Israel sambil membawa uang USD5 juta yang dicurinya dari kelompok itu. Fahs juga merupakan pimpinan jaringan komunikasi operasional Hizbullah.

Menurut laporan Yoni Alpert’s Terror Watch, pada bulan September lalu Fahs yang berasal dari Libanon selatan ditangkap bersama dengan empat anggota Hizbullah lain, karena diduga menggelapkan uang organisasi itu dan bekerjasama dengan Israel.

Operasi penangkapan itu dilakukan oleh Hizbullah bekerjasama dengan intelijen Iran.

Hizbullah yang setia penjadi pendukung rezim Syiah Suriah dan Syiah Iran, memiliki kekuasaan di pemerintahan Libanon sejak tahun 2011.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut koran Al Jumhuriyyah, Fahs ketika itu ditangkap saat dalam perjalanan menuju tempat yang tidak diketahui bersama dengan 20 anggota intelijen Iran di Bandara Hariri di Beirut. Ketika itu mereka dicurigai mencuri sedikitnya USD5 juta uang bantuan dari Iran.

Kasus warga Libanon yang bekerja menjadi dan untuk intelijen Israel bukanlah perkara baru.

Pada hari Selasa kemarin, Imad Al Zein hakim pengadilan militer Libanon, mengeluarkan keputusan penangkapan atas delapan warga Libanon yang dituduh menjadi kolaborator Israel, lapor kantor berita pamerintah Libanon.

Kedelapan orang tersebut terdiri dari tujuh orang wanita dan seorang pria. Mereka disidang secara in absentia. Seperti halnya Fahs, mereka semua berasal dari Libanon selatan, wilayah yang menjadi basis terkuat Hizbullah.

Sejak tahun 2009, Libanon telah menangkap lebih dari 100 orang yang dicurigai sebagai mata-mata untuk Israel, termasuk di antara mereka adalah para pejabat tinggi keamanan dan telekomunikasi, kata Nahar Net.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HizbullahiranisraelLibanonold migratesyiahUang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uskup Koptik Pencela Qur`an Dilarang Ikut Pemilihan Paus
Tulisan selanjutnya Mengapa Wanita Saudi Tidak Keberatan Poligami?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?