Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Iran Jatuhkan Sanksi Atas 61 WN Amerika Serikat Termasuk Mike Pompeo dan John Bolton

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2022 14:34 2:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2022 14:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran hari Sabtu (16/7/2022) mengatakan bahwa 61 warga negara Amerika Serikat, termasuk bekas menteri luar negeri Mike Pompeo, dikenai sanksi atas peran mereka mendukung kelompok disiden Iran.

Warga AS yang juga dimasukkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran ke dalam daftar hitam karena dianggap mendukung kelompok Mujahideen-e-Khalq adalah Rudi Giuliani – bekas pengacara Donald Trump – dan John Bolton – bekas penasihat Gedung Putih bidang keamanan, menurut laporan media Iran yang dilansir Reuters.

Giuliani, Pompeo dan Bolton secara meluas dikabarkan ikut menghadiri acara-acara yang digelar MEK dan menyuarakan dukungan untuk kelompok itu.

Pada bulan Januari Iran memberlakukan sanksi terhadap 51 orang Amerika, dan memasukkan 24 orang Amerika lainnya pada bulan April.

Pembicaraan tidak langsung Iran dengan Amerika Serikat tentang menghidupkan kembali pakta nuklir 2015 dimulai pada November tahun lalu di Wina dan berlanjut di Qatar pada Juni tahun ini.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Namun negosiasi menghadapi kebuntuan selama berbulan-bulan.

Pada tahun 2018, presiden AS saat itu Donald Trump mengeluarkan AS dari kesepakatan itu, dengan alasan pakta tersebut terlalu lunak terhadap Iran, dan menerapkan kembali sanksi keras AS terhadap Iran.

Sebagai balasan, Teheran melanggar pembatasan nuklir dalam pakta tersebut dan beberapa waktu belakangan terpantau aktif melakukan percobaan-percobaan nuklir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatirannuklirSanksiTeheran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Visa Umrah Amerika Serikat Perpanjang Visa Kunjungan Warga Saudi Menjadi 10 Tahun
Tulisan selanjutnya Hancur Akibat Perang Kota Hajar al-Aswad Jadi Lokasi Syuting Film Jackie Chan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?