Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Inggris Melarang Penggunaan Kamera CCTV Buatan China di Gedung Pemerintah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2022 14:05 2:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2022 14:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Inggris mengatakan kepada departemen-departemen untuk berhenti memasang kamera pengawas (CCTV) buatan China di dalam gedung-gedung sensitif karena adanya potensi risiko keamanan.

“Hasil tinjauan  menyimpulkan bahwa, mengingat ancaman terhadap Inggris dan meningkatnya kemampuan dan konektivitas sistem ini, diperlukan adanya kontrol tambahan,” kata Oliver Dowden, menteri kantor kabinet, dalam sebuah pernyataan tertulis kepada parlemen Kamis (24/11/2022) seperti dilansir DW.

Dia mengatakan kementerian harus mempertimbangkan untuk mengganti kamera-kamera tersebut sekarang daripada menunggu masa untuk memperbaruinya.

Pada bulan Juli, kelompok advokasi privasi Big Brother Watch mengatakan mayoritas kamera pengawas yang digunakan oleh pemerintah Inggris dibuat oleh dua perusahaan China, yaitu Hikvision dan Dahua.

Pada saat yang sama, 67 anggota parlemen Inggris menyerukan larangan langsung terhadap perangkat yang dibuat oleh dua perusahaan milik negara China tersebut. Mereka mengutip masalah privasi dan masalah terkait ke pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Dowden mengatakan bahwa perusahaan yang harus mematuhi UU Intelijen Nasional China dapat dipaksa oleh negara untuk menyerahkan informasi yang mereka miliki kepada dinas keamanan dan intelijen Beijing.

Hikvision membantah tuduhan itu yang disebutnya sama sekali tidak benar.

“Hikvision tidak dapat mentransmit data dari end-user ke pihak ketiga, kami tidak mengelola database end-user, dan kami juga tidak menjual cloud storage di Inggris,” kata pihak perusahaan dalam pernyataan yang dirilis hari Kamis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CCTVchinaDahuagedung pemerintahHikvisioninggriskamera
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumatan Pertama Korban Gempa Cianjur
Tulisan selanjutnya Bandara Internasional Gaza 26 Tahun Lalu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?