Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Dua Menteri Arsitek Brexit Mundur, Pemerintah Inggris ‘Jatuh ke Jurang Krisis’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2018 12:49 12:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2018 12:49
Bagikan
Boris Johnson
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Inggris ‘jatuh ke jurang krisis’ setelah Menteri Luar Negeri Boris Johnson memilih mundur hari Senin (09/07/2018) terkait dengan rincian perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa, yang biasa dikenal dengan Brexit.

Sehari sebelumnya, menteri yang bertanggung jawab atas perundingan Brexit, David Davis, mundur.

Keduanya meninggalkan pemerintahan pimpinan Perdana Menteri Theresa May setelah kabinet menyepakati dokumen yang memerinci Brexit pada akhir pekan.

Dokumen ini antara lain berisi posisi Inggris yang tetap memilih menjalin hubungan dagang yang erat dengan Uni Eropa.

Davis mengatakan proposal baru yang akan dibawa PM May ke Uni Eropa memperlihatkan ‘Inggris terlalu cepat mengalah’ dengan permintaan Uni Eropa.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Baca: Jelang Brexit Puluhan Bank Sibuk Cari Markas Baru 

Proses Brexit membutuhkan pemungtan suara parlemen InggrisParlemen Inggris mendukung dimulainya proses resmi Brexit

Baik Johnson maupun Davis dikenal sebagai politisi penting kubu Leave, kelompok yang menginginkan Inggris keluar dari Uni Eropa saat digelar referendum pada 2016.

Johnson diyakini tidak setuju dengan poin-poin Brexit yang disepakati kabinet, namun hingga Senin siang ia tidak mengeluarkan kritikan secara terbuka.

Editor politik BBC, Laura Kuenssberg, mengatakan mundurnya Johnson ‘mempermalukan PM May dan membuat PM dalam posisi yang sangat sulit’.

Ia mengatakan Johnson bukan sekedar menteri dan perannya yang sangat instrumental selama kampanye referendum membuka spekulasi ia ingin menjadi pemimpin Partai Konservatif dan sekaligus sebagai PM Inggris.

Wakil ketua Partai Buruh yang beroposisi, Tom Watson, mengatakan bahwa pemerintah ‘hancur’.

“Ini jelas-jelas kacau … negara terbelah, pemerintah kacau balau,” katanya dikutip BBC.

Baca: Pascareferendum Brexit Kabinet Inggris Tidak Berubah

Siapa Boris Johnson?

Johnson adalah politisi Partai Konservatif yang pernah menjabat sebagai wali kota London selama dua periode sebelum diangkat menjadi Menteri Luar Negeri.

Ia dikenal sebagai figur yang flamboyan dan sejak awal tidak menginginkan Inggris berada di blok Uni Eropa.

Ia aktif berkampanye di kubu Leave dan bersama Davis menggalang suara bagi kemenangan kelompok yang pro-Brexit.

Ketika referendum dimenangkan oleh kubu Leave, yang diikuti dengan mundurnya PM saat itu, David Cameron, Johnson dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi PM.

Perkembangan internal di kubu Leave dan di Partai Konservatif mendorong Johnson memikirkan ulang keinginannya menjadi PM dan ia memilih mendukung Theresa May untuk menjadi PM Inggris.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boris JohnsonBrexitinggrisUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengangkut Rumput di Jakarta
Tulisan selanjutnya Mendagri Jerman Larang Geng Motor Nasionalis Turki Osmanen Germania

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?