Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mutiara Ramadhan

Ramadhan: Petakan ‘Musuh’, Raihlah ‘Tsunami’ Ampunan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 April 2021 07:16 7:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 April 2021 07:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | BULAN Ramadhan telah menghampiri kita. Bulan paling mulia yang Allah hiasi di dalamnya dengan berbagai keutamaan dan ampunan. Bulan yang merupakan universitas tahunan yang diprogram “langit” untuk mencetak wisudawan-wisudawati bergelar insan fitri karena lulusannya ditarget bisa mencapai gelar manusia yang kembali ke fitrah. Bulan mulia yang mana di dalamnya ada malam Lailatul Qodar, malam Nuzulul Quran, kewajiban puasa sebulan penuh, dan beberapa ibadah khas Ramadhan lainnya semacam Tarawih dan tadarus serta zakat fitrah.

Di dalam hadis dijelaskan bahwasannya Rasulullah ﷺ bersabda,” Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan berharap pahala semata dari Allah maka akan Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”(Hadis Mutafaqun Alaihi).

Kewajiban puasa disyariatkan kepada umat Islam seperti pula dengan yang diwajibkan atas umat terdahulu, dan bertujuan agar pelakunya menjadi insan yang bertakwa (QS. Al Baqoroh : 183).

Puasa adalah sebuah ibadah privat yang hanya pelakunya dan Allah saja yang mengetahui. Atau dengan kata lain puasa adalah ibadah sunyi. Maka dari sinilah Alllah sendiri yang akan membalas pahala bagi mereka yang melaksanakannya. Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah SWT berfirman, “Seluruh amal ibadah anak Adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Ia untukKu dan Aku sendiri yang akan membalasnya.(Hadis Mutafaqun Alaihi).

Begitu istimewanya puasa hingga Allah sendiri yang akan memberi pahala kepada mereka yang melakukannya. Disebutkan bahwa tidurnya orang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipat gandakan pahalanya, doanya mustajab dan dosanya diampuni. (HR. Baihaqi dalam Su’abul Iman (03 : 415),  Ad Dailami dalam Musnad Al Firdaus (05 : 248).

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman
Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Kisah Jenaka Bulan Puasa 6: Ketika Badui Diajak Membatalkan Puasa

Bahkan disebutkan di dalam banyak riwayat bahwa bau mulut orang berpuasa di sisi Allah lebih harum dari bau misk yang dengan alasan itulah dimakruhkan bagi orang yang sedang berpuasa untuk bersiwak setelah masuk waktu Dhuhur seperti penjelasan dalam kitab-kitab fikih seperti Matan Ghoyah Wa Taqrib Lil Qodi Abi Suja’.

Habib Muhammad Bin Abdullah Al Haddar dalam An Nafahatur Ramadaniyah menjelaskan bahwa Ramadhan itu adalah membakar dosa, musim (waktu) kebahagiaan, jika selamat (damai) di dalamnya maka selamat (damai sentausa) pada tahun itu, bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirannya adalah terbebas dari api neraka. (Habib Muhammad Bin Abdullah Al Haddar,  An Nafahatur Ramadaniyah, Tarim: Darul Ilmi Wad Dakwah, 1431 H / 2010 M, Halaman 09).

‘Tsunami ampunan’

Dengan berbagai keistimewaan itu maka seyogyanya bagi para Mukminin agar semaksimal mungkin memanfaatkan waktunya di bulan Ramadhan. Sebab sungguh merugi bagi mereka yang mendapati dirinya di bulan “tsunami” ampunan dan pahala ini namun ternyata tetap tidak merasakan dampaknya.

Sebagian ulama berkata bahwa ada empat orang yang diharamkan bagi mereka mendapatkan ampunan di bulan Ramadhan dan selainnya yaitu mereka yang durhaka kepada orang tuanya, memutus tali silaturrahim, saling bermusuhan, dan pecandu khamr (miras).

Ada sebuah hadis yang mana di dalamnya diriwayatkan bahwa Malaikat Jibril AS berdoa barangsiapa yang mendapati dirinya ada di dalam bulan Ramadhan namun ia gagal mendapatkan ampunan di dalamnya maka semoga Allah melaknatnya dan Nabi ﷺ mengaminkannya. Lalu Jibril AS berdoa barangsiapa yang ada nama Nabi Muhammad ﷺ disebut di sisinya namun ia tak bersholawat atas Nabi Muhammad ﷺ maka semoga Allah melaknatnya lalu Nabi ﷺ mengaminkannya. Lalu Jibril AS berdoa barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satu dari mereka hingga usia renta dalam perawatannya namun dia gagal mendapatkan surga karena tidak berbakti kepada mereka maka semoga  Allah melaknatnya dan Nabi ﷺ mengaminkannya. (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad (646), Ibnu Huzaimah dalam Shahihnya (03 : 192), Ibnu Hibban dalam Shahihnya (03 : 188)

Doa dari Malaikat Jibril AS di atas sungguh merupakan warning bagi kita. Bisakah kita mendapatkan keutamaan Ramadhan atau malah sebaliknya kita gagal merengkuh manisnya Ramadhan dan menjadi golongan yang mendapat doa “buruk” dari Malaikat Jibril AS tersebut. <<<<Bersambung 2>>>

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:ampunanPuasaPuasa RamadhanRamadhan 2021
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hal-hal yang Membatalkan Puasa, yang Perlu Anda Ketahui
Tulisan selanjutnya shalat tarawih dengan jaga jarak fisik di masjid nabawi Jama’ah Masjid Nabawi Lakukan Shalat Tarawih Dengan Jaga Jarak Fisik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mutiara RamadhanRamadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa

12 Maret 2026 11:00
Mutiara RamadhanRamadhan

Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

11 Maret 2026 16:00
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al-Ghazali

11 April 2022 17:30
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Inilah Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui

3 April 2022 13:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?