Hidayatullah.com–Hotel dan bisnis di Zurich, kota terbesar di Swiss, sibuk mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan yang lebih baik untuk para tamu muslim selama bulan Ramadan mendatang.
“Para direktur hotel telah diinformasikan tentang waktu puasa, kapan orang-orang berbuka dan jenis makanan yang dikonsumsi,” ujar Hassan Abo Youssef, wakil ketua Asosiasi Organisasi Islam Zurich.
Menjelang bulan Ramadhan, para pemilik hotel dan berbagai kelompok muslim menggelar serangkaian acara workshop untuk membahas tentang bagaimana mengakomodasi kebutuhan para klien muslim selama Ramadhan.
“Mereka belajar bahwa para tamu ini berbuka puasa pada saat matahari tenggelam dan sarapan (sahur) sebelum matahari terbit,” jelas Abo Youssef.
Bulan Ramadhan diperkirakan dimulai sejak pertengahan bulan Agustus. Untuk itu, banyak pihak telah membuat persiapan menjelang arus puncak kedatangan para turis muslim ke Zurich.
“Di Jenewa dan sebagian wilayah Swiss yang berbahasa Prancis, mereka sangat terbiasa menyambut kedatangan para tamu Ramadhan karena termasuk resor wisata di pegunungan,” papar Maurus Lauber, jubir untuk pariwisata Zurich.
“Tapi di kota-kota besar di wilayah Swiss yang berbahasa Jerman, seperti Zurich, Basel, dan Lucerne, mereka belum siap sepenuhnya untuk menyambut klien seperti ini,” tambahnya.
Pariwisata Zurich kini sudah membuat daftar hotel yang siap menawarkan berbagai layanan menyambut Ramadan kepada para tamu muslim.
Daftar itu termasuk alamat berbagai masjid di kota, sajadah dan ruang untuk salat di sejumlah hotel dan suratkabar berbahasa Arab.
Hampir 62.000 turis Arab mengunjungi Zurich selama empat tahun terakhir, hampir dua kali lipat dari jumlah sebelumnya.
“Mereka baru tahu kalau Zurich yang menjadi kota besar memiliki tawaran hiburan kebudayaan, kehidupan malam dan pusat belanja,” ujar Lauber.
“Banyak pengunjung Arab baru mengetahui hal ini dan mereka pun menyebarkan informasi ini ke teman-teman,” tambahnya. [iol/hat/
hidayatullah.com]