Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Pengobatan Herbal Belum Dibarengi Pengetahuan yang Cukup

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2013 06:29 6:29 am
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 23 Agustus 2013 06:29
Bagikan
Dr Husen Ahmad Bajry
Bagikan

Hidayatullah.com–Menjamurnya pengobatan tradisional berbasis herbal cukup berkembang dewasa ini, namun hal itu belum dibarengi dengan pengetahuan yang cukup baik oleh praktisi maupun konsumen. Akibatnya sering kali berdampak pada penggunaan herbal di luar aturan yang di haruskan

Demikian diungkapkan pakar pengobatan holistik, Dr. Husen Ahmad Bajry,M.D,Ph.D saat di temui hidayatullah.com di ruang kerjanya RS Holistic Purwakarta, Kamis (21/o8/2013).

Lebih lanjut Presiden Holistic Indonesia (PHI) ini menambahkan bahwa booming pengobatan herbal belum ada aturan hukum dan kontrol yang jelas serta ketat dari pemerintah Indonesia.Ia membandingkan pengobatan herbal di beberapa negara lain seperti  India dan China .

“Kalau kita ingin berkembang seperti di India dengan adanya Yunani Medicine atau China dengan TCM-nya maka diperlukan payung hukum dan aturan main yang jelas. Sehingga produsen hingga konsumen terlindungi,”paparnya.

Karena kurangnya pengetahuan,  tata kelola niaga komoditas obat berbasis herbal juga dinilai masih belum berstandar.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Menurutnya berkembangnya pengobatan herbal di luar negeri salah satunya didukung oleh riset dan memanfaatkan lembaga pendidikan secara terpadu. Indonesia,sambungnya,harusnya mempunyai sekolah pengobatan herbal dari dasar hingga kedokteran yang khusus mempelajari herbal secara mendalam. Alasannya menurut Husen bahwa pengobatan herbal juga bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Saya melihat  di Indonesia saat  ini masih berkembang  budaya latah dan mudah ikut trend termasuk dalam pengobatan herbal tanpa penelitian dan pengetahuan yang mendalam terntang manfaat dan mudharat herbal itu sendiri. Contohnya buah mahkota dewa, pace, kulit manggis, bahkan rossela kini menjadi  tak jelas dalam perkembangan,”jelasnya .

 Penulis buku “Tubuh Anda Adalah Dokter Yang Terbaik” ini juga tak sependapat dengan anggapan kebanyakan orang bahwa pengobatan herbal itu tanpa efek samping. Justru sebaliknya,menurut penulis beberapa buku tentang kesehatan ini penggunaan  obat secara berlebihan tanpa takaran yang terukur dan tidak tepat sesuai jenis penyakitnya akan berdampak pada timbulnya penyakit baru.

Husen memberi contoh beberapa pasien yang berobat ke kliniknya ada yang menderita gagal ginjal karena mengkomsumsi herbal (habbatussauda) secara berlebihan. Menurutnya hal itu terjadi selain pengetahuan pasien yang rendah juga beberapa herbalis masih minim ilmu pengetahuan tentang manfaat dan mudharat obat herbal.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:herbalholistikHusen Ahmad BajryKesehatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Rizieq: “FPI bukan Musuh Polisi dan Negara”
Tulisan selanjutnya Menag: FPI Harus Juga Perangi Kemiskinan dan Kebodohan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?