Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kebakaran Besar Mengancam Sumber Air dan Listrik San Francisco

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2013 09:44 9:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Agustus 2013 09:44
Bagikan
Petugas menapaki jalan di kawasan Yosemite National Park.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kebakaran besar yang terjadi di pinggiran hutan Yosemite National Park hari Senin (26/8/2013) mengancam tidak saja salah satu keindahan alam tetapi juga sumber air di San Francisco, Amerika Serikat.

Kebakaran yang terjadi sejak 9 hari lalu itu menjadi bencana kebakaran terbesar ke-13 dalam sejarah negara bagian California, kata pihak berwenang dilansir AFP.

Sebuah peta yang dirilis InciWeb –situs bersama antar lembaga pelacak kasus kebakaran– menunjukkan kebakaran itu terjadi di dekat Hetch Hetchy Reservoir, sumber air utama bagi 2,6 juta penduduk di kawasan San Francisco Bay, 200 mil (320 kilometer) arah barat dari lokasi kebakaran.

Media-media lokal bahkan melaporkan, Senin dini hari api yang berkobar hanya berjarak 5 mil dari sumber air itu.

Cal Fire, departemen perlindungan hutan dan kebakaran California, melaporkan api sudah melalap area seluas 60.614 hektar dan baru 15% area saja yang bisa dipadamkan apinya. Api mengancam keberadaan sekitar 4.500 rumah penduduk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Angin merupakan tantangan tersendiri bagi petugas pemadam. Dengan kecepatan 42 kilometer perjam angin berhembus dari selatan mendorong api terus menyebar ke arah timurlaut.

Meskipun demikian komisi pengelola sarana dan prasarana publik di San Francisco mengatakan, suplai air bersih belum terganggu, baik jumlah maupun kualitasnya. Sebab mereka memiliki cadangan air bersih yang dapat dipakai untuk keadaan darurat.

Namun, komisi mengakui dua dari tiga pembangkit listrik tenaga air di sekitar lokasi kebakaran dimatikan saat api mulai berkobar. Satu di antaranya masih sangat berbahaya untuk dijangkau. Guna menjamin ketersediaan listrik, pihak berwenang membelinya dari perusahaan lain.

Dalam upaya memadamkan api yang berkobar sejak 17 Agustus itu, lebih dari 2.800 petugas pemadam kebakaran diterjunkan, dibantu dengan peralatan tanki air dan helikopter.

Gubernur San Francisco Jerry Brown telah mengumumkan status darurat di wilayahnya, sebab kebakaran mengancam suplai air dan listrik.

Meskipun negara bagian California mendapat bantuan petugas pemadam federal, api tampak belum juga bisa ditaklukkan.

Foto satelit menunjukkan, kolom berupa asap putih tebal bergerak ke utara menuju negara bagian Nevada.

Rim Fire (sabuk api) diperkirakan masih akan terus menampakkan kobaran api disebabkan kekeringan yang parah dan daerah terjal yang sulit dijangkau, lapor InciWeb.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Disadap, PBB akan Tanyai Amerika
Tulisan selanjutnya Prinsip 1/3 Revisited

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?