Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IBFI Trisakti-Muhammadiyah akan Evaluasi Ekonomi Indonesia dalam Perpektif Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2014 09:49 9:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2014 09:44
Bagikan
IBFI Trisakti saat acara peluncuran buku KH Ma'ruf Amin
Bagikan

Hidayatullah.com– Ekonomi pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah saat ini terjadi kesenjangan yang semakin melebar antara yang kaya dengan yang miskin, ini mungkin disebabkan lemahnya koordinasi maupun masih tingginya ego sektoral dan ego kedaerahan atau kewilayahan.

Inilah yang menjadi alas an  Islamic Banking and Finance Institute (IBFI) Universitas Trisakti dan Majelis Ekonomi  dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MEK) menyelenggarakan acara  Roundtable: “Evaluasi Ekonomi Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Islam” pada tanggal 23 Januari 2014 di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Jalan Menteng Raya no 62 Jakarta Pusat.

Dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Direktur Eksekutif IBFI Trisakti Muhammad Nadrattuzaman Hosen mengatakan, diselenggarakannya roundtable tersebut merupakan tanggung jawabnya  sebagai akademisi dan sekaligus warga negara untuk mengetahui tentang sejauhmana kebijakan-kebijakan pembangunan yang selama ini dilakukan oleh pemerintah.

“Dengan  roundtable, para pakar Muhammadiyah akan menemukan kesimpulan masalah ekonomi yang sebenarnya dan sekaligus membuat rekomendasi kebijakan yang bisa diberikan kepada pemerintah yang akan datang dalam mengembangkan pembangunan ekonomi tahun 2014-2019,” terangnya.

Acara ini juga akan membahas apa sisi kekurangan dan kelebihannya implementasi pembangunan yang dijalankan selama ini oleh pemerintahan Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono (SBY) selama hampir sepuluh tahun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di acara roundtable itu juga akan diundang mengundang para narasumber yang berkompeten diantaranya adalah Yuslam Fauzi , MBA (Ketua Umum Asbisindo), Iman Sugema , Ph.D (Institute Pertanian Bogor), Farouk Alwayni, MA., MBA (Pakar Ekonomi dan Politik Pembangunan Universitas Islam  Azzahra – Jakarta), Dr. Fadhil Hasan (INDEF), Abbas Ghazali, Ph.D (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka), Hendri Saparini, Ph.D (Econit), Dr. Wahyu Perdana Santosa (Direktur Sabang Merauke Circle (SMC)) dan Keynote Speech : Prof. Dr. Din Syamsuddin  (Ketua Umum PP Muhammadiyah).

Menurut  Nadrattuzaman, Indonesia masih dikategorikan negara yang sedang berkembang, di mana di satu sisi perekonomian sedang meningkat tetapi di sisi lain masih ada masalah ekonomi antara lain kemiskinan, pengangguran dan kejahatan disebabkan masalah ekonomi.

Hasil pembangunan ekonomi masih belum merata dan jurang pemisah antara orang kaya dan miskin pun masih jauh. Ekonomi Indonesia yang diterapkan selama ini masih belum mampu menjawab tantangan untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Padahal dalam perspektif ekonomi Islam, kewenangan negara, rakyat, pengelolaan kekayaan alam, sistem ekonomi, tujuan ekonomi telah diuraikan dengan jelas dalam al Qur’an dan Sunnah.

Meski Indonesia bukanlah Negara Islam tetapi dengan penduduk mayoritas Muslim yang meyakini al Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup, dalam penerapan ekonomi seyogyanya merujuk pada al-Qur’an dan Sunnah.

Oleh karena itu, rountable  ini akan dibahas dan di evaluasi tentang penerapan ekonomi Indonesia yang ditinjau dari perspektif ekonomi Islam.

”Jadi tujuan dan manfaat acara  ini adalah adalah mengevaluasi ekonomi yang telah diterapkan di Indonesia dari aspek moneter, fiskal dan ekonomi pembangunan dengan mencari solusi atau pemecahan berdasarkan ekonomi Islam yang bersifat rahmatan lil alamin,” terangnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akun Facebook “Polisi Korup” Diprotes Polisi
Tulisan selanjutnya Acara Roundtable akan dihadiri Seluruh PW Majelis Ekonomi Muhammadiyah se Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?