Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kakak Sandiaga Ajak Warga Papua Mandiri dengan Ok Oce

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 April 2019 07:18 7:18 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 13 April 2019 08:15
Bagikan
Sosialisasi Oke Oce di Jayapura, Papua, oleh Indra Cahya Uno, kakak Sandiaga Salahuddin Uno.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kakak calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno, Indra Cahya Uno, mengatakan, banyak potensi di Papua untuk dikembangkan, beberapa di antaranya kerajinan tangan khas Papua dan lukisan kulit kayu.

Oleh karena itu, Indra mengajak warga Papua hidup mandiri dengan potensi yang mereka miliki. Hal ini ia sampaikan saat mensosialisasikan program One Kecamatan One Center For Entrepreneurship (OK OCE) di Jayapura, Papua.

“Masyarakat Papua akan mampu mandiri. Mereka punya potensi dan semangat untuk meraih kehidupan yang sejahtera. Dengan mengikuti gerakan sosial Ok Oce, harapan itu akan mewujud,” tandas Indra dalam keterangan tertulis, Jumat (12/04/2019).

Baca: Sandi Ajak Milenial Papua Barat selalu ‘nge-POP’

Ia terus mensosialisasikan Ok Oce yang akan menjadi program unggulan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Co-Founder Ok Oce itu melakukan sosialisasi hingga ke Jayapura. Menurutnya, negara Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah namun belum dikelola dengan baik. Sehingga kesejahteraan belum merata dan masih banyak pengangguran.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Indra, di Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan jumlah pengangguran tertinggi. Bila ini dibiarkan, Indonesia menjadi negara berkualitas rendah.

Baca: Prabowo akan Bangun Indonesia dari Timur

“Indonesia penduduk berusia produktif mengisi lapangan kerja ada 131,01 juta jiwa. Namun, hanya 124,01 juta orang yang dapat terserap di dunia kerja, sementara selisihnya, sebanyak 7 juta orang, menganggur,” kata Indra.

Di hadapan puluhan peserta talk show terdiri dari para relawan, mama-mama, mahasiswa dan kaum millenial, Indra menyampaikan bahwa Ok Oce yang akan dibawa ke tingkat nasional oleh Prabowo-Sandi akan mampu mengurangi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja.

Apapun hasil Pemilu 2019, dia pastikan Ok Oce terus berjalan.

Baca: Tokoh Papua eks Bupati Merauke Doakan Prabowo Jadi Presiden

“Gerakan Ok Oce ini secara simultan terus menyebar ke pelosok Indonesia. Secara berjenjang, pelatihan dan pendampingan dilakukan, dengan menggelar Training Of Trainers (TOT) bagi pelatih dan pendamping usaha yang melibatkan para ahli terkait dari Jakarta,” papar Indra.

Dalam kesempatan itu, Indra membuka kesempatan kepada masyarakat Papua mendaftarkan diri mengikuti gerakan Ok Oce.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indra Cahya UnojayapuraOK OcePapuaPilpres 2019Sandiaga Uno
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eggi Laporkan Rusdi Kirana, Caleg Nasdem, Paslon 01 ke Bawaslu
Tulisan selanjutnya Ecky Awal Risaukan Meningkatnya Pengangguran Milenial Terdidik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?