Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Akibat Kurikulum 2013 Banyak Anak Berhenti Sekolah Diniyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2014 20:55 8:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2014 20:55
Bagikan
Ilustrasi: AlBurhan Hidayatullah Semarang
Bagikan

Akibat Kurikulum 2013 Banyak Anak Berhenti Sekolah Diniyah

SAYA yakin Bapak Dr Muhammad Nuh DEA (Mendiknas kita) tentu saja tak ingin membuat kurikulum yang menyulitkan siswa melaksanakan sholat dengan baik.

Entah siapa yang punya usul sehingga Kurikulum 2013  (K-13) menambah jam belajar anak SMA /MA menjadi sekitar 50 jam pelajaran per minggu, hal mana membuat mereka harus belajar hingga sore (jam 14.00, 14.30 atau jam 15.00 WIB).

Entah apakah Pak Nuh tahu bahwa sebagian besar bangunan sekolah di Negeri ini tidak dirancang untuk menampung anak sholat Dhuhur di sekolah.

Sebagian besar dirancang agar anak sholat di rumah sehingga di hari pertama penerapan K13 di sekolahnya seorang sahabat menulis bahwa K 13 telah sukses membuat ratusan anak tidak sholat dhuhur.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Entah apakah tim perancang K 13 ini sadar bahwa sebagian besar sekolah tak merancang sekolah full day school system, sehingga sekolah hanya menyediakan kantin ala kadarnya dan pasti tak cukup untuk tempat makan seluruh siswa.

Entah apakah orang pusat tahu bahwa di kampung saya, Madura Jawa Timur, banyak anak sekolah diniyah yang biasanya dimulai sejak jam 14.00 WIB atau 14.30 WIB, sehingga dengan menambah jam belajar hingga sore bisa dipastikan mereka akan berhenti sekolah diniyah dan mengutamakan sekolah umum.

Entahlah. kadang saya heran betapa banyak kebijakan yang tujuannya baik di lapangan menghasilkan output tak seperti yang dibayangkan. atau, jangan-jangan, memang implikasinya tak pernah prediksi.

Saya yakin keluhan saya ini tak akan dibaca pak Menteri, namun mungkin ada beberapa teman yang mungkin dekat dengan pak menteri bisa menyampaikan soal ini.

Semoga pendidikan Negeri ini semakin baik.*

Ahmad Halimy Pengasuh Ponpes Raudhatut Thalibin, Kolor Sumenep dan Guru di  Madrasah Aliyah Negeri Sumenep, Madura Jawa Timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kurikulum 2013
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Indonesia Negara Relijius, Bukan Negara Sekuler
Tulisan selanjutnya SDIT Hidayatullah Jogja Perkokoh Tim Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?