Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Cerita Assad Mencari Uluran Moskow [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2015 06:47 6:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2015 06:47
Bagikan
Presiden Iran Rouhani dan Vladimir Putin: “Suriah adalah provinsi ke-35 dan sebuah provinsi yang strategis untuk kami”
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Perubahan Akan Datang

Bagaimanapun juga, sektor sipil adalah dimana perubahan signifikan terjadi. Seperti di Damaskus, Latakia dan Jabla, hosseinieh (pusat pendidikan Syiah) meningkat jumlahnya. Pusat pendidikan tersebut bertujuan merekrut para Sunni, dan bahkan Alawiy (atau juga dikenal Nushairiyyah), Assad termasuk pengikut alirannya, untuk mengkoreksi Syiah dengan ceramah dan sejumlah kompensasi.

Sebagai gantinya, pemerintah mengeluarkan dekrit setahun lalu bahwa sekolah-sekolah agama negeri mengajarkan materi-materi Syiah.

Semua ini menyebabkan kekhawatiran dari Nushairiyah, yang mulai menyuarakan ketidaknyamanan mereka.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

“Mereka membuat kami terbelakang. Kami bahakan tidak memakai turban dan kami buka Syiah,” komplain Nushairiyah di halaman Facebook Jableh News yang dikutip Der Spiegel.

Mereka juga mengomel ketika masjid Syiah dibuka di Lakatia dan seorang imam di sana mengumumkan: “Kami tidak membutuhkanmu. Kami membutuhkan anak dan cucumu.”

Sebagai tambahan, utusan-utusan asal Iran, baik secara langsung maupun melalui perantara, telah membeli sejumlah tanah dan gedung di Damaskus, termasuk hampir keseluruhan apa yang dulunya kampung Yahudi, dan mencoba untuk menempatkan penganut Syiah dari seluruh negeri di tempat tersebut.

Talib Ibrahim, seorang jurnalis Suriah dari komunitas Alawiy yang kabur ke Belanda bertahun-tahun yang lalu, menyimpulkan suasana sebagai beikut: “Assad menginginkan Iran sebagai pejuang, namun mereka semakin lama makin bertentangan secara ideologis dengan kepentingan domestik. Orang Rusia tidak seperti itu.”

Oleh karena itu Assad telah memutuskan untuk meletakkan nasibnya di tangan Rusia yang tidak bermasalah dengan agama. Rusia minggu lalu telah mengirim pesawat dan tentara ke pangkalan militer mereka yang didirikan di kota kecil Latakia dan memulai serangan-serangan udara.

Perjuangan melawan teror IS berfungsi sebagai dalih dari operasi tersebut, namun serangan udara awal tidak menargetkan IS sama sekali. Malahan, mereka terbang di area yang dikontrol oleh para pemberontak Suriah.

Confessional Cleaning

Namun memang patut dipertanyakan apakah pengaruh Iran di negara tersebut dapat dibalikkan. Negosiasi-negosiasi di kota Zabadani adalah demonstrasi betapa besar ‘Proyek Iran’ telah berkembang. Kota di barat laut Damaskus tersebut, yang telah dikepung selama tiga tahun sekarang, secara strategis penting bagi Hisbullah. Dikuasai oleh pemberontak, Zabadani merupakan perlambang rintangan terakhir namun signifikan yang menghalangi rencana Hisbullah untuk membawa seluruh wilayah perbatasan Suriah ke dalam kekuasaannya.

Pada awal Juli, Hisbullah memmulai serangan dalam skala besar ke Zabadani. Sebagai balasannya, pemberontak di Idlib mengepung, dan mulai menyerang, desa-desa Fua dan Kafraya, dimana lebih dari 10.000 anggota Syiah minoritas tinggal. Teheran kemudan turun tangan dan mulai bernegosiasi langsung dengan para pemberontak Suriah, termasuk Front Nusra. Kepemimpinan di Damaskus tidak dilibatkan dalam obrolan.*/Tika Af’idah (Bersambung)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadiranLibanonrusiaSerangan Rusia Di Suriahsuriahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negara Hebat Bisa Dilihat dari Pengelolaan Zakat
Tulisan selanjutnya Dr. Hidayatullah: Belajar Bahasa Arab Menuntun Kemajuan Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?