Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Kemenangan ‘Islam Moderat’ di Saudi?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Maret 2018 20:15 8:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Maret 2018 20:15
Bagikan
Bagikan

Oleh: Ahmed Abou Douh

 

APAKAH kita sedang menyaksikan lahirnya sebuah model baru Saudi, yang lebih modern dan terbaru?

Apakah Arab Saudi abad ke 20 berada di atas dan apakah kelahiran Arab Saudi yang lebih kuat, lebih bertenaga dan lebih kekal tidak dapat terhindarkan?

Jawaban dari semua pertanyaan itu ialah: Iya. Ini merupakan awal dari kerajaan Saudi keempat.

Baca Juga

Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital

Perubahan dalam kemiliteran Saudi bertujuan untuk memberi kerajaan sebuah realitas militer baru jauh dari tradisi masyarakat konservatif. Perombakan kepemimpinan dibutuhkan sehingga perubahan bertahap dan diam-diam dalam masyarakat militer Saudi dapat diimplementasikan.

Tampaknya terdapat rencana untuk ‘mensekularisasikan’ institusi militer dan mempersiapkan mereka untuk menerima program-program modernisasi. Lebih konkritnya, militer harus menerima dan merespon rencana baru untuk industri militer lokal dan, lebih jauhnya, perlu terbuka terhadap teknologi baru.

Baca: Kenaikan Mohammad bin Salman: Kemajuan atau Kemunduran

Tidak akan mungkin membebaskan militer Saudi dari ide-ide relijius ekstrimis kecuali melalui sebuah peran yang lebih besar bagi wanita.

Dibolehkannya perempuan Saudi untuk bergabung dengan angkatan bersenjata akan membantu mengubah masyarakat Saudi dengan cara yang sama seperti memiliki sekolah mixed-gender. Dimulai dengan militer, Arab Saudi bergerak menujuk tingkat normalisasi hubungan pria-wanita yang dibutuhkan.

Normalisasi ini tetap tidak lengkap dan tidak cukup untuk memperkenalkan sebuah revolusi sosial. Reformasi ekonomi dan politik tidak selalu cukup untuk membawa perubahan mendasar dalam kapasitas sebuah negara. Mesin yang sebenarnya bagi perubahan sosial ialah reformasi sosial. Reformasi ini masih dalam tahap awal di Arab Saudi.

Arab Saudi akan kesulitan untuk mencapai perubahan kualitatif yang diinginkan tanpa menyingkirkan ‘ekstrimisme relijius’, karena melalui ekstrimisme relijiusnya dunia mengenal Arab Saudi dan melalui prisma inilah orang Saudi mengidentifikasi negara mereka.

Selama berdekade, Arab Saudi merupakan contoh bentuk teori atau filosofi Islam paling tradisional dan konservatif. Selama 1970-an, gelombang kuat konservatisme relijius dikenal sebagai “kebangkitan kembali Islam” melanda seluruh kerajaan, tidak terkendali dan tidak dapat dicegah. Menjadi tidak mungkin mengendalikan gelombang ini di dunia Muslim dan non-Muslim.

Harga intelektualnya tidak jelas saat itu, yang mungkin menjelaskan rasa non-politiknya, tetapi pengaruhnya sangat menghancurkan.

Konservatisme relijius Saudi memudar dan menyurut dan mempengaruhi wilayah itu secara tidak konsisten. Ketika mendapatkan kekuatan, monarki Saudi, seperti Raja Fahd, mencoba untuk menghadapinya dan menjepit sayapnya. Konfrontasi seperti itu, bagaimanapun juga, kebanyakan dilakukan dengan memajukan sudut pandang alternatif dan interpretasi tanpa efek yang nyata pada realitas Saudi.

Baca: Pangeran Salman Ingin Ada Perubahan di Arab Saudi

Kelompok Salafi menggunakan mengontrol masyarakat secara luas. Mereka bertahan dan melindungi diri mereka sendiri dengan mengakomodasi mood otoritas lokal, sedemikian rupa sehingga tidak ada negara Islam yang bebas dari nya. Benteng-benteng ini merupakan duta sesungguhnya bagi dogma Salafisme Saudi. Begitulah pandangan dunia terhadap Arab Saudi.

Sekarang, angin perubahan sedang bertiup di Arab Saudi. Terdapat tekad yang nyata untuk menghadapi masalah daripada menyapu mereka ke ‘bawah karpet’. Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman bin Abdulaziz menyadari peran alaminya dan kemalangan pentingnya untuk membawa Arab Saudi keluar dari budaya tahun 1930-an, ketika negara itu didirikan, dan ke dalam dunia yang berbeda.

Arab Saudi dari milenium sebelumnya memberi jalan kepada Putra Mahkota baru Arab Saudi di mana peran  wanita tampak besar.

Keputusan ini – dengan membolehkan wanita berkendara, menghadiri permainan bola, konser, festival dan perayaan nasional – akan tetap berada di tahap embrio kecuali para ekstrimis relijius dihadapi. Beberapa kelompok Salafis merupakan bintang media dan aktif di masjid-masjid dan media sosial. Lainnya tetap bersembunyi di bawah sampul institusi resmi.

Perubahan dalam militer Saudi tepat waktu. Perang di Yaman telah menjadi perang yang berlarut-larut tanpa adanya tanda kemenangan yang jelas atas pemberontak Syiah al Houthi dukungan-Iran.

Namun, pergeseran menjadi “Islam moderat” (Islam yang disukai Barat, red) perlahan menuju Arab Saudi.*

Penulis kelahiran Mesir, dimuat di laman  thearabweekly.com, diterjemahkan Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiGenerasi MilenialIslam moderatKerajaan Saudimiliter saudiMohammad bin SalmanPerempuan SaudiPutra MahkotaRaja FadhRaja SalmanSalafiSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Carlos the Jackal Muncul di Sidang Banding untuk Terakhir Kali
Tulisan selanjutnya Pangeran Mahkota Saudi Bertemu dengan Paus Mesir di Kairo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?