Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Sukarelawan Barat di Timur Tengah, dari ISIS sampai Gaza (3)

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 September 2014 20:39 8:39 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 September 2014 06:22
Bagikan
Bagikan

RIBUAN diaspora Yahudi di seluruh dunia juga berpartisipasi dalam konflik di Timur Tengah berkontribusi sebagai pejuang asing di Gaza, Suriah, dan Iraq.

Grup seperti Lone Soldier Center yang didirikan pada tahun 2009 di Yerusalem, menawarkan banyak kesempatan menarik bagi mereka yang ingin berpartisipasi dalam Angkatan Pertahanan Israel, terutama dari luar negeri.

Menurut Lone Soldier Center, 45 persen dari 5.700 dalam struktur Angkatan Pertahanan Israel merupakan kalangan muda Yahudi yang berada di berbagai wilayah dunia dan secara sukarela berjuang untuk Zionis Israel.

Sekitar 50 persen dari ‘Lone Soldiers’ adalah anak yatim atau anak-anak dari keluarga dengan pendapatan rendah (dengan latar belakang ekonomi rendah). Beberapa ahli mengatakan, anak-anak ini dipaksa bergabung dengan tentara setelah menemukan diri mereka dikeluarkan dari komunitas mereka.

Kebutuhan dari ‘Lone Prajurit’ ini dipenuhi oleh tentara Israel, dan satu prajurit menerima gaji 250 dolar (sekitar Rp 2,9 juta) per bulan.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

Anak-anak ini, yang sebagian besar dari dari Amerika Serikat, Prancis, Kanada, Inggris, Rusia, dan Argentina, melihat kedatangan mereka untuk bergabung sebagai kebutuhan untuk membayar utang spiritual ke Israel.

Mendiang Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin, perdana menteri asli kelahiran Israel, pernah mengucapkan terima kasih kepada ‘Lone Soldiers’. Ia mengatakan, mereka mendukung Israel ketika orang-orang Israel memang membutuhkannya, terutama saat perang pembentukan Israel di tahun 1948.

“Bantuan mereka itu menentukan, apakah akan ada atau tidak Negara Yahudi,” katanya.

Organisasi non-politik dan nirlaba, Sar-el, merupakan salah satu yayasan di banyak negara yang membantu orang menjadi relawan untuk Angkatan Pertahanan Israel. Organisasi ini antara lain ada di Belanda, Kanada, dan Australia.

Organisasi ini didirikan pada tahun 1982, dan telah membantu 75.000 orang untuk menjadi relawan Angkatan Pertahanan Israel.

Yayasan ini mengatakan, tujuannya untuk membantu Israel melalui tangan para sukarelawan untuk membangun hubungan yang langgeng antara Israel, diaspora Yahudi, dan teman-teman lain dari Israel.

Yayasan itu mengatakan, program rutin selalu berlangsung selama tiga minggu. “Kadang satu minggu ada satu program. Relawan dapat tinggal di program untuk maksimal tiga bulan, jika disetujui oleh Sar-El dan asalkan mereka memiliki visa yang sah dan asuransi valid.”

“Setiap orang yang sehat dapat berpartisipasi dalam program ini, ditujukan untuk para petualang sempurna di antara kita yang ingin membantu Israel,” bunyi AD-ART yayasan.

John Kerry Mendukung

‘Lone Soldiers’ ikut ambil bagian dalam serangan terakhir Israel di Gaza, di mana lebih dari 2.000 warga Palestina tewas.

Max Steinberg, seorang tentara yang datang ke Israel dari Amerika Serikat, tewas dalam serangan terhadap Gaza. Di antara 20.000 orang yang berpartisipasi dalam pemakaman tentara asal California ini, juga hadir Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang dalam pidato pemakaman menyebutkan dia bangga menghadiri pemakaman tersebut.

Media The Huffington Post mengatakan, ratusan anak-anak muda Yahudi Amerika Serikat dan Kanada melakukan perjalanan dari Amerika Utara lantas ke Tel Aviv selama konflik Gaza pada bulan Agustus.Media itu juga memuat foto-foto anak-anak muda Yahudi di pesawat dengan bendera Israel.

Menurut organisasi berbasis di New York, “Friends of Soldiers Israel,” yang didedikasikan untuk kesejahteraan para pria dan wanita yang melayani di Angkatan Pertahanan Israel dan keluarga mereka yang ditinggalkan, sekitar 750 warga AS membantu tentara Israel.

Mitra dalam Kejahatan

Hanine Hassan, akademisi Palestina yang menjadi peneliti di Colombia University, mengatakan, relawan warga negara non-Israel tapi dengan latar belakang Yahudi, telah berpartisipasi di garis depan dalam konflik militer Israel setelah mendapat pelatihan singkat.

Dia mengatakan, dua warga AS, satu warga negara Prancis dan satu Rusia, tewas dalam serangan Gaza.

“Para pejuang Barat yang datang ke wilayah (Gaza) tersebut untuk memperkuat tentara Israel adalah mitra dalam perbuatan kejahatan,” kata Hassan.

Ia menambahkan, mereka juga bertanggung jawab untuk kejahatan pembersihan etnis terhadap warga Palestina, pembunuhan massal, dan mendukung kejahatan-kehatan lainnya.*/Bagian kedua dan tulisan ini dikutip dari laman World Bulletin, Senin (8/9/2014) [Tulisan berikutnya].

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMAS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perusuh sudah Diproses, Aparat Tak Tolerir adanya Prostitusi di Lokalisasi Dolly
Tulisan selanjutnya Sukarelawan Barat di Timur Tengah, dari ISIS sampai Gaza (4)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?