Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hidcompedia

Adab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juni 2015 09:28 9:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juni 2015 09:28
Bagikan
Bagikan

SECARA etimologi, kata “adab” dimaknai sebagai kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak. Adapun “beradab” berarti mempunyai adab, mempunyai budi bahasa yg baik, berlaku sopan (www.kbbi.web.id).

Menurut KH. Hasyim Asy’ari seperti dikutip Adian Husaini mengatakan, adab adalah satu istilah khas dalam agama Islam seperti halnya makna iman, Islam, ibadah dan lainnya. Adab bukanlah sekedar “sopan santun” atau baik budi bahasa, atau yang populer hari ini dengan istilah membangun karakter (character building) dalam suatu pendidikan.

Membaca penjelasan para ahli tafsir pada ayat “ya ayyuha alladzina amanu qu anfusakum wa ahlikum naran” (Surah at-Tahrim [66]: 6) tentang perintah menjaga keluarga dari api neraka, terdapat korelasi kuat antara pendidikan dan adab.

Abdurrahman Nashir as-Sa’di, misalnya, memaknai perintah tersebut dengan makna pendidikan adab dan ilmu. Ia menyatakan “wa wiqayah al-ahli wa al-aulad bi ta`dibihim wa ta’limihim wa ijbarihim ‘ala amrillah” [Dan penjagaan istri dan anak-anak itu dengan cara mengajari mereka “ta`dib” /pendidikan adab dan “ta’lim” (pendidikan ilmu)].

Senada di atas, pendapat Ali bin Abi Thalib dalam Tafsir Ibn Katsir, berkata bahwa yang dimaksud perintah memelihara diri dan keluarga adalah ajarilah mereka adab dan ilmu (addibuhum wa ‘allimuhum).

Baca Juga

Makna Ijma’ dan Fatwa dalam Hukum Islam: Asal Kata, Definisi, dan Fungsinya
Makna “Dzalim”  
Makna “Bid’ah” dalam Pemahaman Keagamaan
Ribath di Jalan Jihad
Dua Kalimah Syahadat

Dalam kitab tafsir yang lain, Mufassir al-Maraghi menyatakan, ayat itu mengandung perintah ajarilah ketaatan kepada Allah dan mengerjakan seluruh perintah-Nya. Sebagaimana kalian juga memiliki kewajiban dalam mendidik keluarga dengan amal melalui nasihat dan adab. “wahmiluhum ‘ala dzalika bi an-nushhi wa at-ta`dib”.

Menurut Muhammad Syed Naquib al-Attas, pendidikan adalah penyemaian dan penanaman adab dalam diri seseorang, ini disebut dengan ta’dib. Al-Qur’an menegaskan bahwa contoh ideal bagi orang yang beradab adalah Nabi Shallahu ‘Alaihi Wassallam Muhammad. Olehnya, tujuan pendidikan Islam adalah melahirkan manusia yang beradab atau manusia yang baik (to produce a good man).

Manusia beradab atau insan adabiy adalah manusia yang mengenal Tuhannya, mengenal dan mencintai Nabi Shallahu ‘Alaihi Wassallamnya, menjadikan Nabi Shallahu ‘Alaihi Wassallam sebagai uswatun hasanah, menghormati para ulama sebagai pewaris Nabi Shallahu ‘Alaihi Wassallam, memahami dan meletakkan ilmu pada tempat yang terhormat. Ia juga bisa memilah dan memahami antara ilmu yang bermanfaat dan yang merusak, serta sanggup menjalankan fungsi sebagai abdullah dan khalifah di muka bumi.

Terakhir, dekandensi adab dan akhlak saat ini tentu bukan tanpa penyebab. Salah satunya adalah ketika seorang guru hanya tampil sebagai pemindah ilmu (tansfer of knowledge) tanpa mencontohkan keteladanan dan pendidikan adab (transfer of value). Akibatnya, mereka memiliki ilmu pengetahuan yang luas tapi justru kacau dengan pemikirannya sendiri (confusion of knowledge).*/Masykur Abu Jaulah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabakhlakberadabkesopanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Benarkah Candi Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman? [1]
Tulisan selanjutnya Benarkah Candi Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman? [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Hidcompedia

Hisab, Muhasabah dan Yaumul Hisab

14 Maret 2024 03:25
Hidcompedia

Asal Usul Kata “Tarhib Ramadhan”

13 Maret 2024 00:30
Hidcompedia

Istilah Makar dalam Al-Quran

1 Maret 2024 14:00
Hidcompedia

Sarir dan Rahasia Ranjang

26 Januari 2024 11:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?