Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hidcompedia

Maqam Ibrahim dan Jejak Digital

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Maret 2022 15:43 3:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Maret 2022 18:00
Bagikan
Maqam Ibrahim
Bagikan

Maqam maknanya tempat berdiri. Maqam Ibrahim berarti batu kecil sebagai sebuah penanda, bawa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail pernah membangun Ka’bah

Hidayatullah.com | BAGI yang pernah haji atau umrah pasti pernah mengunjungi Maqam Ibrahim. Ya, dia adalah batu tempat berpijak Nabi Ibrahim ketika membangun Ka’bah.

Di batu ini ada bekas atau jejak kaki beliau. Itu yang sering kita dengar dan kita pahami. Walau ada yang berpendapat, Mmaqam Ibrahim adalah seluruh Masjid Al-Haram.

Kata maqam berasal dari kata qama-yaqumu-qiyaman yang bermakna berdiri. Maqam, tempat berdiri,  batu kecil sebagai sebuah penanda, bawa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail pernah membangun Ka’bah.

Nabi Ismail yang menyerahkan batu kecil ini kepada Ibrahim yang kemudian dibuat tempat berdiri. Maqam, kalau dalam bahasa Indonesia mungkin diartikan dengan petilasan, bahwa di tempat itu pernah didatangi oleh seseorang. Atau terdapat jejak seseorang yang pernah berdiam atau berbuat sesuatu di tempat itu.

Baca Juga

Makna Ijma’ dan Fatwa dalam Hukum Islam: Asal Kata, Definisi, dan Fungsinya
Makna “Dzalim”  
Makna “Bid’ah” dalam Pemahaman Keagamaan
Ribath di Jalan Jihad
Dua Kalimah Syahadat

Dulu, Maqam Ibrahim menempel di dinding Ka’bah, tetapi pada masa Khalifah Umar bin Khattab di pindah beberapa meter menjauh dari Ka’bah. Ini batu bukan sembarang batu. Batu surga, demikian dalam beberapa riwayat.

Pada masa Abbasiyah, batu kecil ini diikat dengan perak, dan ditutup, seperti sangkar ayam atau sangkar burung.  Pernah saya ingin melihat isinya.

Karena penasaran, wajah saya dekatkan, tapi kemudian dibentak oleh seseorang yang berpakaian baju seragam mahasiswa (kalau di Indonesia seperti menwa atau tim pramuka), karena waktu itu musim haji, selain tentara yang mengatur jamaah juga ada mahasiswa.

Sampai hari ini, Maqam Ibrahim menjadi perbincangan manusia dan menjadi sejarah yang tak terlupakan. Bahwa di sana, Nabi Ibrahim alaihissalam pernah berbuat, berkarya dan membangun. membangun Ka’bah.

Apa kaitannya dengan “media sosial” dalam judul di atas?

Begini. Setiap perbuatan apa pun di muka bumi ini, pasti ada bekas dan jejaknya. Entah, itu perbuatan baik atau perbuatan buruk. Tidak ada yang menguap, toh kalau menguap itu hanya tersimpan di tempat yang kita tidak ketahui.

Maqam Ibrahim, adalah pelajaran yang luar biasa. Bahwa setiap manusia itu harus berkarya, sesuai dengan kapasitasnya.

Ada yang berkarya dengan membangun masjid, istana, piramida, sekolah, pesantren, dan lainnya. Ada yang membuat jejak-jejak dengan karya lainnya, seperti menulis buku, melukis, mengukir, dan jejak-jejak lain yang terekam dadi masa ke masa.

Media sosial adalah media yang pernah diisi manusia; di dalamnya berupa vedio, foto, tulisan, dan lainnya. Di situlah ada jejak-jejak karya mereka.

Bila mereka isinya berupa kebaikan, maka akan terekam terus sebagai kebaikan, dan demikian sebaliknya. Tidak hanya rekam dan jejak yang dibaca dan dilihat oleh manusia, tetapi, ia juga akan dihisab, sekarang dan nanti di akhirat.

Hari ini akan dihisab dan dipertanggungjawabkan di hadapan para pembaca, bila tidak sesuai akan dicemooh, bila sesuai dengan hati dan pikiran pembaca, ia akan dipuji dan dilike, tetapi hisab ini masih dalam kaca mata manusia. Selera manusia. Tetapi, di hadapanNya akan ada hisab menurutNya. Allahu’alam.

Jejak berdiri seseorang atau petilasan inilah yang disebut maqam. Kalau tempat menumpahkan tulisan disebut maqal.

Semua yang telah diperbuat akan menjadi maqam-maqam dalam kehidupan seseorang. Maka, kita berharap, maqam kita adalah yang terbaik di hadapanNya. Rekam jejak kita adalah kebaikan dana mal sholeh.*/Dr Halimi Zuhdy,  FB: Halimi Zuhdy,  IG: Halimizuhdy3011

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ka'bahmaqammaqam ibrahimmembangun ka'bahnabi Ibrahim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya bonus demografi Tak Ingin Rangkap Jabatan, KH Miftachul Akhyar Ajukan Mundur dari Ketua Umum MUI Pusat
Tulisan selanjutnya orang kafir Bahaya Mengafirkan Orang Kafir?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Hidcompedia

Hisab, Muhasabah dan Yaumul Hisab

14 Maret 2024 03:25
Hidcompedia

Asal Usul Kata “Tarhib Ramadhan”

13 Maret 2024 00:30
Hidcompedia

Istilah Makar dalam Al-Quran

1 Maret 2024 14:00
Hidcompedia

Sarir dan Rahasia Ranjang

26 Januari 2024 11:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?