SALURAN baru untuk umat Muslim Inggris akan diluncurkan di Inggris bulan Juni ini. Namanya British Muslim TV. Kemunculannya ini akan menambah saluran-saluran spesialis yang sudah ada dan berkembang di Inggris. Hanya saja saluran baru itu nanti akan memasuki pasar ceruk yang ditujukan kelompok religius dan etnis minoritas.
Namun demikian tidak seperti kebanyakan saluran lainnya, isi program British Muslim TV secara eksklusif didanai dan dibuat sepenuhnya di Inggris.
Segera setelah mengudara, konten-kontennya akan mencerminkan suara yang berbeda dari komunitas Muslim di Inggris, dengan tagline berupa “Muslim yang Percaya Diri, Inggris yang Serasi“. Saluran TV ini telah pula dikenalkan melalui media sosial Facebook dan Twitter.
British Muslim TV mulai direncanakan menjelang akhir tahun lalu, kemudian pelaksanaannya dilakukan sejak awal 2014 setelah dengan cepat membangun proses substansial “pra-penjualan iklan” untuk mewujudkan konsep menjadi kenyataan, kata Wasim Akhtar, Direktur Pemasaran dan Komunikasi.
Pemimpin lainnya adalah, Aamer Naeem sebagai Pemimpin Redaksi, Arshad Ashraf, Direktur, dan Danny Lacey, Direktur Kreatif.
Saluran untuk komunitas Muslim di Inggris sesungguhnya tidak baru. Penyiaran semacam ini di Inggris telah ada sejak tahun 2004.
Islam Channel adalah salah satu saluran yang terkenal dan populer, yang dipancarkan dengan satelit. Saluran lainnya ada Noor TV, Peace TV, dan Iqra TV yang memiliki fokus pada komunitas Asia Selatan, dengan beberapa isi siarannya dalam bahasa Urdu atau Bangladesh. Kelompok Syiah pun memunculkan saluran, seperti Hidayet TV dan Ahlebait TV.
Penggalangan Dana
Saluran TV Islam diperkirakan ditonton sekitar 60 persen dari 1,6 juta Muslim di Inggris. Namun saluran TV itu banyak dikritik kalangan Muslim, karena kurangnya program yang berkualitas dan lebih banyak menekankan pada program penggalangan dana.
Wasim Akhtar menjelaskan, British Muslim TV bertujuan menjadi TV berbeda dari saluran TV lainnya yang berbasis Muslim. “Kita akan inklusif dengan semua pandangan berbeda dan terbuka untuk semua jenis umat Islam. Jadi saluran ini bukan hanya tentang masalah iman, tetapi tentang kehidupan sehari-hari Muslim di Inggris.”
“Kami benar-benar bersemangat membawa konten untuk keluarga generasi hari ini. Kami memastikan bahwa program kami tidak semata-mata berasal dari presenter atau konten dari luar negeri. Untuk itu kita akan memberikan berita, pandangan, dan wawasan mengenai bagaimana Muslim Inggris hidup hari ini, kepada (pemirsa) orang-orang Muslim dan non-Muslim. ”
Pertumbuhan Tercepat
Menurut data sensus tahun 2011, umat Islam adalah kelompok agama paling cepat berkembang di Inggris dan setengah dari populasi ini berada di bawah usia 30. Para ahli pemasaran telah tertarik mempromosikan pentingnya mengeksplorasi kebutuhan dan motivasi dari pasar Muslim yang semakin dipandang penting dan berpengaruh.
Itu sebabnya telah terjadi kekhawatiran terhadap ‘warna’ Inggris, yang didorong oleh Partai Kemerdekaan Inggris (UKIP, UK Independence Party) yang telah meraih perhatian dalam pemilu lokal dan Eropa baru-baru ini dengan membawa lanskap politik dan pandangan media yang memfokuskan perhatian pada identitas Muslim Inggris, praktik-praktik budaya, dan agamanya.
Dengan adanya sorotan terhadap peningkatan Islam dan Muslim Inggris tersebut, seorang pengamat mengatakan, dalam beberapa hal kehadiran British Muslim TV tidak berada pada waktu yang lebih baik. Dalam kebingungan tentang makna menjadi “Inggris” dan keresahan tentang posisi Inggris di Eropa dan Dunia, berdiri di kontras dengan realitas kebanyakan Muslim Inggris yang menjadi kosmopolitan yang nyaman, multibahasa, multikultural di ‘rumah’ Inggris dan dunia.
Beragam dan Kompleks
“Komunitas Muslim Inggris beragam, kompleks, dan tidak menyatu. Kita berusaha menjadi media berkualitas –televisi, cetak, radio, online– untuk orang-orang beragam. Banyak orang bergerak di bidang media, tapi kurang berkualitas. Untuk benar-benar menjadi penyaji yang beda, BMTV akan menyajikan program berkualitas dengan pengarahan editorial yang kuat dan bervisi. Kami harus melakukannya. Kami memang tidak bisa menjadi segalanya bagi semua orang, tetapi akan menyajikan program yang berbicara kepada masyarakat yang beragam dan melayaninya,” kata Wasim Akhtar, seperti dilaporkan Al Arabiya belum lama ini.
BMTV akan diluncurkan akhir bulan ini, memiliki program utama dengan format hiburan dan pendidikan, seperti “Teenie Vision” untuk pemirsa lebih muda, program gaya hidup “Halal Kitchen”, serta program politik dan kehidupan sehari-hari.
Lauren Booth, seorang wartawan dan adik ipar mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair Inggris, akan membawakan acara yang disebut “Talking Booth”, berupa program wawancara tatap muka terhadap tokoh-tokoh penting.*