Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Yahudi Terakhir di Afghanistan Akhirnya Pergi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 September 2021 22:06 10:06 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 September 2021 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Anggota komunitas Yahudi terakhir yang diketahui baru saja meninggalkan Afghanistan pada Jumat, bersama 30 orang lainnya.

Zebulon Simentov memelihara dan tinggal di satu-satunya Sinagog di Kabul, yang bertahan dengan sumbangan dari luar negeri. Sebagai tokoh terkenal di ibukota Afghanistan, ia telah hidup puluhan tahun melewati konflik dan kekacauan politik. Termasuk pemerintahan Taliban sebelumnya dari tahun 1996 dan 2001.

Simentov dan 30 Yahudi lainnya melakukan perjalanan dengan van melintasi daerah pegunungan Afghanistan dan melewati beberapa pos pemeriksaan Taliban. Mereka kemudian memasuki “negara tetangga” pada Senin, kata Moti Kahana, seorang warga Israel-Amerika yang mengatur perjalanan mereka.

Simentov dipuji karena membantu menyelamatkan puluhan anak dengan menolak meninggalkan mereka di Afghanistan, kata Kahana.

Pada abad ke 19 Afghanistan pernah menjadi rumah bagi komunitas Yahudi yang cukup besar. Mencapai 40.000 pada pertengahan abad dan mulai menurun hingga sekarang.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Sebagian besar Yahudi telah berpindah ke Israel sejak pembentukan entitas Zionis itu pada tahun 1948 dan setelah invasi Soviet pada 1979.

Status Simentov sebagai penganut Yahudi terakhir yang tinggal di Afghanistan menjadi perhatian media dalam beberapa dekade terakhir. Karena ia menolak mengungsi ke Israel, bahkan setelah anak-anak dan istrinya sudah di sana.

Simentov pada akhirnya memutuskan pergi “ketika dia mendengar lebih banyak tembakan, dan ketika orang Amerika tidak ada dan bandara ditutup.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Belanda: Pengemudi Uber Pegawai bukan Kontraktor
Tulisan selanjutnya Kepala HAM PBB Menyesalkan Penggunaan Kekerasan ‘Berlebihan’ oleh ‘Israel’ terhadap Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?