Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Karena Bela Pengungsi, Wartawati Palestina Ditahan 5 Bulan di Yunani

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 September 2016 13:49 1:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 September 2016 13:49
Bagikan
Wartawan Palestina, Amel Fa’war
Bagikan

Hidayatullah.com–Wartawan Palestina, Amel Fa’war akhirnya lega meninggalkan Yunani beberapa hari lalu setelah ditahan selama lima bulan oleh pemerintah setempat yang berusaha membungkap suaranya untuk membela pengungsi asal Suriah. Fa’war sebelumnya menulis sejumlah laporan media mengisahkan penderitaan pengungsi Suriah di tempat pengungsi di pulau-pulau Yunani, demikian ungkap seorang wartawan Palestina lainnya.

Dalam koran Risalah Nahdah Turki dikutip Pusat Informasi Palestina, wartawan Palestina Aiman Khalid mengungkapkan kisah wartawati Palestina Amel Fa’war (26) yang mengalami derita saat ditahan di Yunani sebagai seorang pengungsi (pencari suaka).

Dalam artikelnya, Khalid menyebutkan, pengungsi Suriah mengalami berbagai macam kejahatan kemanusiaan di dalam kamp penampungan di Yunani yang tak kalah pedih dengan kejahatan perang di negeri asal mereka Suriah.

Ia menyatakan, Amel mendapatkan kartu anggota Penulis Palestina di Suriah (yang merupakan lembaga swasta) ketika masih berusia 14 tahun sebelum akhirnya belajar jurnalistik. Namun rumah amel di kamp pengungsi Yarmuk, Damaskus rubuh oleh serangan rezim. Keluarga semuanya meninggal dunia dan Amel selamat. Ia kemudian meninggalkan Suriah menuju Turki.

Setelah dua tahun tinggal di Turki, Amel memutuskan ikut dalam perahu pengungsian di pantai Turki pada 19 Maret 2016 (sebelum kesepakatan antara Turki dan Eropa menerima pengungsi Suriah). Sejak itulah ia mulai menjadi petualang jurnalistik di Yunani dan menyatakan akan membela nasib pengungsi Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khalid menambahkan, setelah sejumlah laporan investigasi media yang diterbitkan Amel dari pulai Nea Kios, pemerintah Yunani mengevakuasinya bersama pengungsi lainnya ke pulau jauh yang disebut dengan  Leros. Amel pun lagi-lagi harus merasakan derita sebagai pengungsi dan menyaksikan pengalaman kemanusiaan yang pahit.

Amel mengisahkan kepada Khalid, para pengungsi mengalami berbagai macam siksaan pemukulan, hinaan dan pelecehan, serta perlakukan rasis dan diskriminatif hingga memperlakukan pengungsi mirip dengan makhluk yang tidak berharga.

Dalam artikelnya, Khalid mengisahkan tantangan kesehatan sulit yang alami Amel yang menurutnya tidak ada dokter spesialis untuk melayani pengungsi. Apa yang diberikan kepada pengungsi semua hanya obat Pereda nyeri atau sejenisnya. Bahkan pihak Yunani mengabaikan banyak kasus kesehatan yang berbahaya seperti jantung dan lainnya. Sementara anak-anak juga sangat buruk kondisinya. Tak ada imunisasi, tak ada susu  bayi, kalau pun ada sangat minim.

Makanan pengungsi juga sangat buruk, tak daging sama sekali. Untuk pergi ke RS juga sangat sulit. Untuk bisa pergi ke Athena, Amel terlbih dulu ditahan selama 5 bulan sementara kondisi kesehatannya sangat buruk dan rumah sakit di sana menolaknya meski pihak kedubes Palestina sudah intervensi.

Akhirnya Amel meninggalkan Yunani pada 6 September ini setelah mengalami penderitaan panjang di salah satu negara Eropa. Dan Amel masih banyak yang ingin dikisahkan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropapengungsipengungsi SuriahsuriahYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rasionalisasi Homoseksual dan Identitas Kebangsaan
Tulisan selanjutnya Shalat Idul Adha Warga Muslim Perumnas Denpasar Bali Berlangsung Hidmat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?