Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lembaga Adat Melayu: Pernyataan Megawati Lukai Hati Masyarakat Babel

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2016 18:33 6:33 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Oktober 2016 17:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lembaga Adat Melayu Negeri Serumpun Sebalai Bangka Belitung menyayangkan pernyataan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri terkait perangai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pada jumpa pers seusai mengajak sejumlah calon kepala daerah berziarah ke makam Soekarno di Blitar, Senin (10/10/2016), Megawati mempertanyakan, mengapa ucapan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Ahok selalu menjadi sentimen negatif.

“Banyak orang memberikan sentimen emosional, untuk mengatakan Pak Ahok itu mulutnya agak kelewatan. Lalu saya bilang, sampai ke level presiden, saya bilang ke Pak Jokowi, ‘kalau Pak Ahok mulutnya tidak begitu, dia bukan orang Bangka’,” ujar Megawati dikutip Antara. [Baca juga: Ahok Dinyatakan Hina Al-Qur’an, #BasukiKeok2017 Jadi Trending Topic]

Mewakili Lembaga Adat Melayu itu, Dr Dato Seri Radindo H Ibnu Hajar Mustafa, menyatakan, lembaganya kecewa atas pernyataan Megawati tersebut.

Menurutnya, pernyataan Megawati itu mengidentikkan perilaku sikap kasar, bahasa jorok, dan tindakan bengis Ahok sebagai identik dengan kebiasaan orang Bangka Belitung.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Anak kalimat Ibu Megawati, ‘kalau nggak begitu (mulut kotor, kasar, dan bengis), namanya Ahok bukan orang Bangka’, sungguh sebuah pernyataan yang menggeneralisasikan orang Bangka berperangai buruk seperti yang dipertontonkan Saudara Ahok: tidak beradat!” ungkap Ibnu Hajar dalam keterangan resminya dikutip media setempat bangkanews.com, Rabu (12/10/2016).

Ia mengatakan, pernyataan Megawati itu sangat melukai hati seluruh masyarakat Bangka Belitung, yang mayoritas pribumi Melayu serta berpegang teguh pada adat bersendikan syara.

“Syara bersendikan Kitabullah -dengan jati diri Melayu yang bijaksana, ramah tamah, bertutur kata tak terkira, menyanggah dengan senyum, marahnya dengan diam, kurang ajar pun tetap santun, menikam lawan dengan pantun,” paparnya.

“Saudara Ahok benar kelahiran Belitung. Tapi jauh dari adab, adat, dan nilai-nilai kesantunan Melayu Babel. Janganlah: ‘karena nila setitik, rusak susu sebelanga’,” lanjutnya. [Baca juga: Politisi PDIP Sebut Logika Anak Muda Pendukung Ahok Ngawur]

Megawati Didoakan Insaf

Atas nama Lembaga Adat Melayu itu, Ibnu Hajar mendoakan, semoga Megawati menginsafi bahwa ucapan dan tindakannya berkenaan dengan Ahok itu mengandung kekeliruan yang fatal.

“Kami berharap Ibu Megawati (putri kandung dari Allahyarham Haji Soekarno yang menyatu dengan ruh Menumbing paku aras Pulau Bangka) berani jujur meralat ucapannya. Demi kehormatan rakyat Bangka Belitung  serta bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Amin,” pungkasnya.

Dalam keterangannya itu, Ibnu Hajar mengawalinya dengan sebuah pantun terkait pernyataan Megawati tersebut:

“Apalah tanda batang idat

Batang idat merah pucuknya

Apalah tanda orang beradat

Orang beradat tinggi marwahnya”

Kemudian diakhiri pantun:

“Buah duku bukanlah langsat

Mangga asam berserakan di jalan

Sebelum jauh langkah… tersesat

Pulanglah Ibu Mega ke awal jalan.”

Ciri Khas Tiap Daerah

Di Blitar, Megawati  mengatakan, setiap suku memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya orang dari suku Jawa yang terkenal dengan tutur perilaku halus.

“Kalau Jawa memang halus, tapi orang sebelah sana (Bangka Belitung) biasanya ya begitu, kan. Kalau saudara-saudara ada yang dari Batak, kalau nyanyi juga, kan, kayak teriak-teriak. Jadi kenapa dimasukkan ke sentimen negatif,” ujar Megawati.

Megawati mengaku telah meminta Ahok berhenti melayani permintaan wawancara doorstop dari awak media, lantaran, menurutnya, kerap dijadikan sentimen negatif.

“Saya bilang ke Pak Ahok, kalau ada doorstop tidak usah ngomong, karena itu titipan dari wartawan-wartawan yang ada, yang dimasukkannya negatif terus,” ujar Megawati.* [Baca juga: Ketua DPP Golkar Mundur, Tak Setuju Partainya Dukung Ahok-Djarot]

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adatAhok-DjarotBangka Belitung (Babel)Basuki Tjahaja PurnamaIbnu Hajar MustafaIslam di NusantaraLembaga Adat MelayulisanMegawatimelayuPDI-Pperangaipolitisisuku
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jaya Suprana Kagum Umat Islam Tempuh Jalur Hukum Sikapi Ahok
Tulisan selanjutnya PAS Jabar Datangi Kantong Syiah Protes Perayaan Asyura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?