Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warganya Pilih Kerja di Luar, Hungaria Tawarkan Diskon Pajak Pendapatan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2016 07:07 7:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2016 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara Hungaria saat ini kekurangan tenaga kerja. Untuk menarik minat warganya mencari nafkah di dalam negeri pemerintah menawarkan diskon pajak pendapatan.

Tawaran pemangkasan pajak pendapatan itu juga akan diiringi dengan insentif bagi para majikan sehingga dapat memberikan kenaikan gaji.

Menteri Perekonomian Mihaly Varga tidak menjelaskan secara detil rencana itu. Dia mengatakan program tersebut kemungkinan agar berlaku mulai Januari 2017, lapor Euronews Jumat (21/10/2016).

Beban pajak yang harus ditanggung majikan dan pekerja di Hungaria lebih tinggi di banding negara-negara lain yang tergabung dalam Organisation for Economic Co-operation and Development.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara Hungaria mengalami kekurangan tenaga kerja, karena selama bertahun-tahun banyak warganya yang emigrasi ke negara-negara Eropa Barat. Hal tersebut selain menyulitkan pemilik usaha merekrut tenaga kerja baru, juga mendorong kenaikan gaji sehingga memberatkan majikan.

Samsung Electronics, perusahaan asal Korea Selatan, belum lama ini mengaku harus merekrut pekerja dari Ukraina agar pabriknya yang berada di Hungaria bisa tetap beroperasi.

Pabrikan mobil besar asal Jerman, Audi dan Daimler, juga mengaku merasakan dampak berkurangnya jumlah tenaga kerja di Hungaria.

Menteri Perekonomian Varga kepada mingguan Heti Valasz bulan lalu mengatakan bahwa Hungaria kemungkinan akan memperbolehkan masuk tenaga kerja asal negara yang memiliki “latar belakang budaya dan sejarah yang sama” dengan orang-orang setempat untuk mengatasi krisis tenaga kerja.

Pemerintahan Perdana Menteri Viktor Orban belum lama ini memasang iklan berisi desakan agar rakyat Hungaria menolak kuota migran Muslim yang disebar ke negara-negara Uni Eropa dan menggelar referendum masalah tersebut.

Pada periode Juni-Agustus 2016, tingkat pengangguran Hungaria turun menjadi 4,9 persen, menurut statistik resmi. Sementara itu, besaran gaji kotor naik dalam periode tahunan sebesar 6,9 persen di bulan Agustus, ketika tidak ada inflasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh Ibrahim Ar-Ruhaili: Jihad Adalah Syariat, Tapi Punya Ketentuan
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Aceh Aksi Desak Aparat Tangkap Ahok dan Dukung Fatwa MUI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?