Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aktivis Malari: Jangan Sembarangan Tuduh Aksi Bela Islam Bayaran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 November 2016 12:30 12:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2016 11:00
Bagikan
Aksi Bela Islam (Aksi Damai 411) terkait kasus Ahok di Jakarta, Jumat (04/11/2016). Umat menuntut keadilan hukum atas Ahok.
Bagikan

Hidayatullah.com– Aktivis Malapetaka Limabelas Januari (Malari) 1974, Salim Hutadjulu, mengatakan, reaksi umat Islam atas penistaan agama adalah wajar.

Pasalnya, jelas dia, siapapun tidak akan rela jika agamanya dihina. Siapapun yang dihina pasti akan menimbulkan kemarahan.

Hal itu ia katakan pada acara “malam keprihatinan” di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016) semalam.

Salim Hutadjulu pun tak sepakat dengan tuduhan bahwa Aksi Bela Islam II pada Jumat pekan lalu (Aksi Damai 411) merupakan aksi bayaran.

“Saya bukan sok agama. Nanti kali orang lain ada agamanya dihina pasti dia marah. Ini kok dituduh dibayar? Jangan sembarangan nuduh dong!” kata Salim.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sumber Dana Aksi Bela Islam: Celengan Warga dan Sumbangan Tukang Ojek Rp 10 Ribu

Ia  mengatakan, kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mampu menimbulkan reaksi masyarakat secara meluas.

“Hebatnya ini, kan, soal penistaan agama, tapi demonya bukan hanya di Jakarta, tapi juga di daerah,” ungkapnya.

Salim mengaku, sebagai aktivis dirinya masih tetap konsisten dan konsekuen untuk pro terhadap rakyat.

Soal Dana Aksi Bela Islam II, GNPF-MUI Mengaku Dipelintir Kaum Liberal

Demokrasi Indonesia Sekarat

Sementara itu,  Ketua Presidium Sekretariat Bersama Aktivis (Sekber Aktivis) untuk Indonesia, Ari Wibowo, mengungkapkan, supremasi hukum yang menjadi panglima demokrasi saat ini sedang sekarat.

“Berbagai kasus hukum, terutama kasus penistaan agama, mengindikasikan adanya kemunduran dalam penegakan supremasi hukum,” ujar Ari.

Ia menambahkan, proses demokrasi di Tanah Air saat ini jalan di tempat bahkan mundur.

Pengacara Minta Polisi Tidak Tahan Anggota HMI

Ia pun mengecam penangkapan para kader mahasiswa yang merupakan cara-cara represif model rezim Orde Baru.

“Penangkapan-penangkapan yang telah terjadi itu adalah cara Orde Baru dalam pendekatan keamanannya,” tutur aktivis mahasiswa ini.* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok menghina alquranaksi bela IslamAksi Damai 411aktivisAktivis MalariAri WibowoBasuki Tjahaja PurnamademokrasihukumindonesiaKetua Presidium Sekber Aktivismahasiswamalam keprihatinanMalapetaka Limabelas Januari 1974MalariOrde Barupenistaan agamaSalim HutadjuluSekretariat Bersama Aktivis untuk Indonesiatuduhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ILUNI UI Tegaskan Jati Diri sebagai Gerakan Moral, bukan Politik
Tulisan selanjutnya Sekber Aktivis: Aksi Bela Islam Meluas karena Hilangnya Keadilan Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?