Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

FBI: Kejahatan Berlatar Kebencian Terhadap Muslim di Amerika Naik 67 Persen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 November 2016 09:49 9:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 November 2016 09:49
Bagikan
Pengunjuk rasa dan poster anti Muslim di Amerika.
Bagikan

Hidayatullah.com—Total kasus kejahatan dengan latar belakang kebencian naik hampir 7 persen di Amerika pada tahun 2015, tetapi kasus dengan target warga Muslim meroket hingga 67 persen, menurut biro penyelidikan federal Amerika Serikat FBI.

Kasus kejahatan kebencian naik 6,8 persen tahun lalu, dengan jumlah keseluruhan kasus yang dilaporkan ke kepolisian mencapai 5.850, menurut FBI dalam laporan terbarunya Uniform Crime Report seperti dilansir RT Senin (14/11/2016). Pada tahun 2014 jumlahnya mencapai 5.479 kasus.

Data statistik menunjukkan, kasus kebencian terhadap kaum homoseksual naik 10 persen, orang berkulit hitam naik 7,6 persen dan terhadap orang berkulit putih naik hanya 3 persen.

Sering kali kasus kejahatan itu melibatkan pelaku dan korban lebih dari satu orang. Dari 5.850 kasus yang terjadi di tahun 2015 melibatkan 6.837 orang pelaku dan 7.121 korban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Analisis FBI menunjukkan 56,9 persen kasus itu dimotivasi oleh kebencian rasial, etnisistas dan bias keturunan, sementara 19,8 persen disebabkan bias keagamaan.

Kasus kejahatan karena kebencian terhadap Muslim pada tahun 2014 mencapai 154, di tahun 2015 naik menjadi 257 kasus, menurut data FBI tersebut.

Sementara itu, kasus kebencian terhadap Yahudi masih tetap tinggi, dari 609 di tahun 2014 naik menjadi 664 kasus di tahun 2015.

Apapun motivasinya, kasus kejahatan karena kebencian itu menarget tiga kategori umum, yaitu orang, properti dan komunitas. Target orang paling banyak di antara ketiganya, mencapai 4.482 kasus. Dari kejahatan dengan target orang tersebut 41,3 persen dilakukan dengan cara intimidasi; 37,8 persen berupa serangan; 19,7 persen berupa serangan brutal. Sebanyak 0,7 persen kasus terdiri dari 18 kasus pembunuhan dan 13 kasus pemerkosaan.

Data FBI itu dikumpulkan dari laporan masuk yang diserahkan secara sukarela oleh 15.000 kantor penegak hukum. Pada tahun 2015, sebanyak 1.742 institusi melaporkan kasus kejahatan berlatar kebencian.

Kasus kejahatan jenis itu paling banyak terjadi di negara bagian California (837), New York (500), Massachussetts (411), New Jersey (330) dan Michigan (309). Negara bagian yang paling sedikit melaporkan kasus jenis itu adalah Arkansas (5), Iowa (6) dan Vermont (8).

Pelaku kejahatan jenis itu paling banyak adalah orang kulit putih (48,4 persen) dan kulit hitam (24,3 persen). Sebanyak 16,2 persen kasus tidak diketahui pelakunya dan 9,1 persen kasus dilakukan oleh kelompok orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Syiar Network Akan Gelar Konvensi Pecinta Allah ke-3
Tulisan selanjutnya Sosiolog: Jika Ahok Lolos dari Jerat Hukum Sangat Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?