Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

125 Muslim Rohingya Dicegah Masuk Bangladesh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 November 2016 08:36 8:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2016 08:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setidaknya 125 etnis Muslim Rohingya yang kebanyakan perempuan dan anak-anak dilarang memasuki wilayah Bangladesh.

Petugas penjaga pantai setempat, Nafiur Rahman mengatakan, pemerintah provinsi itu menghalangi perahu yang membawa pengungsi Rohingya tersebut ketika cobaan memasuki negara akibat penganiayaan oleh rezim Myanmar.

“Mereka termasuk 61 wanita dan 36 anak-anak. Kami mencegah mereka memasuki wilayah kita, “katanya.

Sebagaimana diketahui, angka kematian etnis Islam Rohingya di barat Myanmar yang meningkat menjadi 130 orang mendorong golongan itu memilih untuk melarikan diri ke Bangladesh.

Menurut Reuters, warga Rohingya yang sudah melarikan diri tidak mungkin kembali ke desa-desa di Myanmar, ada kemungkinan mereka terdampar di laut. Mereka  sejak Selasa (15/11/2016),  terdampar di perbatasan Bangladesh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah etnis itu ditembak mati ketika mereka mencoba menyeberangi sungai Naaf yang memisahkan antara Myanmar dan Bangladesh.

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Malahan, ada yang tiba dengan perahu diusir penjaga perbatasan Bangladesh mengakibatkan mereka terdampar di laut.

“Sebanyak 80 etnis Rohingya termasuk 40 wanita dan 25 anak-anak telah dihalau oleh Penjaga Perbatasan Bangladesh dari pos perbatasan Teknaf.

“Beberapa dari mereka mencoba memasuki Bangladesh dengan menggunakan dua speedboat,” kata pejabat pemerintah militer di Cox s Bazar, timur Bangladesh, Letnan Kolonel Anwarul Azim dikutip Reuters.

Pertumpahan darah di negeri Rakhine dikatakan paling serius setelah ratusan orang tewas dalam perkelahian etnis sejak 2012.

Ketegangan itu mengungkapkan kelemahan pemerintah pimpinan Aung San Suu Kyi yang baru berusia tujuh bulan itu.

Tim militer dilihat semakin banyak di sepanjang daerah Myanmar dan Bangladesh saat mereka berbalas serangan di tiga pos perbatasan pada 9 Oktober lalu menyebabkan sembilan anggota polisi tewas.

Anggota keamanan itu juga menutup daerah yang dihuni warga Rohingya, selain mencegah petugas bantuan dan pengamat independen dari memasuki wilayah tersebut.

Tim militer dikatakan telah mengintensifkan operasi sejak tujuh hari lalu dan turut menggunakan helikopter untuk menggempur beberapa desa Rohingya.

Pihak berwenang di Bangladesh memperkirakan setidaknya 5000 Rohingya melarikan diri dari Myanmar sejak serangan Oktober lalu.

Pengungsi kini menetap di empat kamp Rohingya di perbatasan Bangladesh, namun pada Selasa lalu, penjaga perbatasan menghalau sekelompok besar etnis tersebut dari menyeberangi sungai Naaf.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), etnis Rohingya merupakan salah satu minoritas yang paling parah ditindas di dunia.

Pemerhati Politik Internasional, Arya Sandhiyudha  mengatakan organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) haru segera turun ke lapangan melihat aksi kekerasan terbaru terhadap etnis Muslim Rohingya di Myanmar karena dimungkinkan adanya pembantaian etnis.

Pengamat: PBB Harus Investigasi Kemungkinan Genosida di Myanmar

Pernyataan ini disampaikan terkait peristiwa pembakaran di beberapa desa Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar dalam sebulan ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiBangladeshetnis Muslim RohingyaIslam RohingyamyanmarPengungsi RohingyaRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR Soroti Diskriminasi Hukum antara Ahok dan Muhammad Hidayat
Tulisan selanjutnya Ahok, Digital Native dan Sikap Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?