Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perusahaan Senjata Swiss Perkuat Eksistensinya di Abu Dhabi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2016 06:18 6:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2016 06:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perusahaan pembuat senjata yang dikendalikan oleh negara Swiss, Ruag, akan memperluas operasinya di Abu Dhabi mulai tahun depan.

Perusahaan BUMN Swiss itu berencana memperluas eksistensi perusahaan saudaranya, Ruag Simulation Company, dari hanya mempekerjakan empat staf menjadi 10-15 orang tahun depan di Uni Emirat Arab. Perusahaan cabang di Abu Dhabi itu akan memfokuskan pada pelatihan simulasi, kata Ruag kepada koran NZZ am Sonntag hari Ahad (4/12/2016) seperti dilansir Swissinfo.

Pimpinan eksekutif Ruag Urs Breitmeir mengatakan kepada koran tersebut bahwa eksipansi cabang Abu Dhabi, yang didirikan tahun lalu, tidak akan menerobos pembatasan ekspor senjata yang diberlakukan Swiss.

“Kami hanya akan memproduksi di Abu Dhabi apa yang peraturan ekspor Swiss perbolehkan kami buat,” kata Breitmeir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saham Ruag Simulation Company akan dimiliki 51% oleh pebisnis lokal yang tidak diungkap namanya, tetapi Breitmeir menegaskan bahwa perusahaan induk tetap akan memegang kendali semuanya.

Tahun ini pemerintah Swiss mulai mencabut embargo senjata di kawasan itu menyusul konflik berkepanjangan di Yaman, yang melibatkan Uni Emirat Arab dan sejumlah negara tetangga lainnya.

Dalam dua kesempatan di tahun-tahun belakangan, persenjataan yang diekspor oleh Ruag berakhir di negara-negara di mana Swiss melarang penjualan senjatanya, ketika itu, seperti Suriah dan Maroko. Skandal tersebut menjadikan operasional Ruag di Timur Tengah semakin sensistif.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amalkan Sunnah Rasulullah, Ulama Terlindungi dari Kejahatan
Tulisan selanjutnya Peringatan Hujan Salju Lebat di Kepulauan Tropis Hawaii

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic

Berita
15 September 2026 14:09
Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Terbaru

  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
  • Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?