Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Biksu Pendukung Kekerasan Etnis Rohingnya adalah ‘Biksu Palsu’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Desember 2016 10:39 10:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Desember 2016 10:12
Bagikan
Kepala biksu Malaysia, Datuk K. Sri Dhammaratana
Bagikan

Hidayatullah.com—Hanya biksu palsu yang sanggup mendukung aksi  kekerasan terhadap  etnis minoritas Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar. Demikian pernyataan Kepala biksu Malaysia, Datuk K. Sri Dhammaratana belum lama ini.

Mengutip laporan The Star Online, Sri Dhammaratana menegaskan bahwa biksu yang murni tidak akan melakukan kekerasan karena hal itu bertentangan dengan prinsip dan ajaran agama Buddha.

“Kadangkala, ada pihak menggunakan ‘biksu palsu’ karena alasan politik, “ujarnya.

“Mereka dibiarkan memakai jubah (biksu) dan melakukan hal yang bagi buksu asli tidak permaj akan mereka perbuat. Kekerasan tidak pernah dianjurkan dalam ajaran Buddha, kami tidak seharusnya membunuh benda bernyawa, termasuk hewan, “katanya lagi.

Sri Dhammaratana mengatakan hal ini ketika diminta mengomentari gerakan biksu radikal dipimpin oleh kelompok Ma Ba Tha yang mendukung aksi kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya di Rakhine.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok Buddha Ma Bha Ta dianggap telah berulang kali menyebarkan kekerasan antar-komunal di negera yang tengah bergejolak ini, lewat tindakan sektarian pada kelompok Muslim. Para ahli memperingatkan pengaruh negatif dari gerakan nasionalis itu.

Biksu Radikal Ashin Wiratu Sebut Etnis Rohingya Anjing Gila

“Ma Ba Tha telah menjadi kekuatan politik yang tidak akuntabel dan sombong berdasarkan pandangan ekstremis agama dan sosial, seolah menggunakan Buddhisme untuk melayani kepentingan politik dan ekonomi,” kata David Mathieson, peneliti senior Myanmar untuk hak asasi manusia.

Namun, Komite Sangha Maha Nayaka (Ma Ha Na) sebuah lembaga biksu Myanmar menampik pernyataan yang menyebut Ma Ba Tha (Komite Buddha Nasionalis)  dibentuk di bawah aturan negara.

Dalam sebuah pernyataan bulan Juli 2016, Ma Ha Na pernah mengatakan selama lima kali penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) sejak 1980 sampai 2014, Ma Ha Na tidak pernah melakukan pembicaraan soal pembentukan organisasi ultranasional tersebut.

Mereka menyebut, organisasi Ma Ba Tha tidak termasuk dalam aturan dasar, prosedur, dan instruksi organisasi Sangha. Bahkan terhitung sejak KTT pertama Sangha pada 1980 sampai KTT kelima Sangha pada 2014.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Biksu MyanmarBuddhaMa Ba ThaMa Bha TaMa Ha Namuslim Rohingyaorganisasi ultranasionalRohingyaSangha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dramatis 70 Kg Emas Dirampok di Tengah Jalan di Prancis
Tulisan selanjutnya Israel Halangi Pemakaman Warga Palestina di Kuburan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?