Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki dan Rusia Sepakat Evakuasi Warga Aleppo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Desember 2016 09:01 9:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Desember 2016 00:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Turki dilaporkan sedang melakukan negosiasi dengan Rusia untuk  mengevakuasi warga sipil dan anggota kelompok pembebasan Suriah yang sedang dikepung.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin tengah membahas melakukan upaya bersama memulai evakuasi warga sipil dan pasukan oposisi dari Aleppo Timur sesegera mungkin. Putin dan Erdogan menekankan perlunya mencegah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata pada Selasa.

Menurut seorang pejabat Turki yang tidak mau disebut namanya,  sampai saat ini kedua negara tersebut belum mencapai titi temu.

“Upaya masih dilakukan untuk membuka koridor bagi para kelompok pembebasan dan warga sipil di Aleppo, dan mengevakuasi mereka dari wilayah tersebut. Belum ada kesepakatan tentang masalah ini,” kata pejabat itu dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters pada Selasa (13/12/2016).

“Para pejabat Turki dan Rusia diharapkan untuk bertemu di Turki besok dan mengevaluasi situasi. Pertemuan akan menempatkan isu membuka koridor, serta gencatan senjata, di atas meja,” sambungnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat itu juga mengatakan, Turki bersama dengan Amerika Serikat, Iran, Uni Eropa dan negara-negara Teluk terus berusaha untuk membantu evakuasi para kelompok pembebasan, atau yang disebut juga oposisi moderat dari Aleppo timur.

Rencana evakuasi pada Rabu di sejumlah lokasi yang diduduki kelompok pembebasan Aleppo, terancam gagal karena munculnya serangan-serangan udara baru yang menghantam kota tersebut. Sementara Iran, merupakan salah satu pendukung setiap Rezim Bashar al-Assad, memasukkan kesepakatan baru.

Menurut sumber dari kalangan kelompok pembebasan serta Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Iran menginginkan pemindahan para korban luka dari dari dua desa yang dikuasai para kelompok pembebasan, dilakukan secara serentak. Namun keinginan tersebut belum terealisasi.

Para kelompok pembebasan membombardir dua desa berpenduduk mayoritas kaum Syiah, yaitu Foua dan Kefraya, di provinsi Idlib -sebelah barat Aleppo. Gempuran senjata tersebut, menurut kelompok pemantau yang berpusat di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), menewaskan sejumlah orang.

Hingga kini belum ada petunjuk terkini soal kapan evakuasi akan berlangsung, namun sebuah stasiun televisi pendukung oposisi mengatakan pemindahan bisa tertunda hingga Kamis.

Turki Siap Terima Pengungsi

Aleppo timur sendiri saat ini diketahui sudah sepenuhnya berada di bawah kendali pasukan pro Bashar al Assad dan milisi Syiah. Aleppo timur berhasil direbut setelah kelompok oposisi dan pembebasan Suriah memutuskan mundur dari basis terakhir mereka di kota terbesar di Suriah tersebut.

evakuasi-di-aleppo1

Sebagaimana diketahui, Turki merupakan negara paling dekat jaraknya dengan Kota Aleppo, sekitar 25 KM.

Akun twitter Sahabat Suriah melaporkan, seorang dokter di Aleppo, Dr Hamza Al-Khatib mengatakan, ada 125 orang luka sedang dievakuasi hari ini dari Aleppo.

20 bus datang untuk evakuasi warga Aleppo ke perkampungan lain. Masih ada ribuan keluarga menunggu evakuasi diperkirakan memakan waktu beberapa hari.  Semenatara kondisi cuaca di Aleppo minus 3 Celcius. Warga  bisa menggigil membeku meski di bawah selimut.

Dikabarkan konvoi kemanusiaan dari IHH untuk Aleppo yang berjalan dari Istanbul Turki sudah sampai di Ankara. Ratusan mobil ikut masuk barisan konvoi kemanusiaan ini.

Laporan DailySabah, milisi Syiah dukungan Bashar al Asaad ikut menembaki konvoi evakuasi warga Aleppo timur menyebabkan dua orang mengalami cedera satu lagi tewas.

Akibatnya konvoi evakuasi dari Aleppo dihentikan menunggu jaminan keamanan.

Jubir Presiden Turki Ibrahim Kalin mengatakan, pihaknya siap menampung warga Aleppo yang dievakuasi ke Idlib  atau Turki. “Kami siap menampung warga Aleppo yang dievakuasi ke Idlib atau Turki,” kutip DailySabah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aleppo timurbashar al asaadEvakuasi Warga Aleppoirankelompok pembebasan Suriahnegosiasioposisi suriahRecep Tayyip ErdoganrusiasyiahTurkiVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LSM Ajak Selamatkan 500 Etnis Rohingya yang Terjebak di Perairan Myanmar
Tulisan selanjutnya Terjajah, Anak-Anak Gaza Tunjukkan Solidaritas pada Aleppo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?