Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditinggal Istri, Pria Inggris Bunuh Putrinya, Anjingnya dan Dirinya Sendiri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2016 06:15 6:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2016 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Petugas koroner wilayah Isle of Wight, Inggris, hari Jumat (16/12/2016) mengungkap bahwa tindakan seorang ayah yang dengan keji membunuh seorang putrinya dan anjing-anjing peliharaannya, sebelum membunuh dirinya sendiri, merupakan aksi balas dendam terhadap mantan istrinya.

Keziah Flux-Edmons gadis kecil berusia 6 tahun, ditemukan dalam kondisi basah kuyup di tempat tidur ibunya di rumahnya yang terletak di East Cowes pada Juni lalu. Anak perempuan itu mengenakan piyama kesukaannya dan diposisikan seolah-olah sedang memeluk mayat dua anjing terrier peliharaan keluarganya.

Ayahnya, Darren Flux-Edmons, ditemukan gantung diri di selasar dalam rumah. Kasus ini sedang diproses di pengadilan koroner menyusul penyelidikan perihal kematian bocah Keziah, lapor Euronews.

Koroner senior Caroline Sumeray mengatakan gadis cilik itu ditenggelamkan paksa di bak mandi. Diduga Darren juga yang menenggelamkan kedua anjingnya. Keziah dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nikki Flux-Edmons meninggalkan Darren, suaminya selama 12 tahun, pada bulan April. Di malam peristiwa pembunuhan-bunuh diri itu, Darren sedang tinggal di rumah ibunya tetapi masih rutin mengunjungi putri kecilnya. Dia yang merawat Keziah saat Nikki pergi bekerja.

Menurut sejumlah pernyataan yang dibacakan di persidangan, Darren mengirim pesan singkat kepada bekas istrinya itu. Bunyinya, “Kamu tidak menyisakan aku apa-apa, saya hanya akan meninggalkan untukmu kenangan saja.”

Menurut persidangan, pesan itu dikirim sekitar 25 menit setelah Nikki meninggalkan putrinya bersama ayahnya tersebut.

Sumeray menyimpulkan kematian Keziah adalah tindakan pelanggaran hukum (pembunuhan), tetapi “mimpi buruk” yang dialaminya “tak pernah terduga sebelumnya.”

“Habis sudah hidup saya. Saya tidak punya apa-apa lagi, seluruh hidup saya adalah Keziah,” kata Nikki. “Dia satu-satunya kesempatan bagi saya untuk memiliki anak. Saya melakukan semuanya untuk membuatnya bahagia dan (sekarang) saya tidak punya apa-apa lagi.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Tegaskan Indonesia Bukan Negara Sekuler
Tulisan selanjutnya Kekhawatiran Tragedi Srebrenica Berulang di Aleppo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?