Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasang Iklan Jilbab, Pusat Teater Canberra Diancam Bom

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Januari 2017 08:47 8:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Januari 2017 08:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Canberra Theatre Center terpaksa membuat pernyataan sikap di media sosial mendukung papan iklan dengan gambar anak-anak Islam mengibarkan bendera Australia, setelah kelompok ekstremis kanan mengancam merusak dan membakar gedung itu.

Teater milik pemerintah itu, sebelumnya memasang papan iklan besar menyambut Hari Australia (Australian Day), menampilkan gambar dua gadis berjilbab, menyiarkan gambar papan iklan itu di halaman Facebooknya Senin lalu, dan menyatakaan bangga dengan gambar bersangkutan.

Namun, Menteri Berbagai Kebudayaan Victoria, Robin Scott mengatakan, penurunan papan iklan itu tidak bisa dianggap kemenangan buat mereka yang membantahnya.

“Siapapun yang menganggap satu kemenangan perlu diingatkan kembali tentang makna Hari Australia,” katanya dikutip portal news.com.au.

Pasangan Muslim Hadapi Insiden Islamophobia di Australia

Iklan bertujuan mempromosikan upacara menaikkan bendera dan parade sempena Hari Australia, mengundang protes berbagai pihak yang menganggap itu menghina semangat Australia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bahkan, ada yang berpendapat iklan itu seharusnya menampilkan latar belakang orang banyak membuat barbekyu di pantai untuk mencerminkan gaya hidup orang Australia.

Sebuah badan menentang Islamofobia mengatakan, protes itu bukanlah hal baru.

“Pemaparan gambar umat Islam Australia atau yang terkait keanekaragaman budaya selalu menerima respons negatif dari sebagian kecil komunitas bersuara lantang,” kata Pendiri Islamophobia Register Australia, Mariam Veiszadeh.

Kritik berbaur Islamofobia di Facebook mendorong banyak netizen yang mengalihkan kemarahan mereka kepada pemimpin Victoria sehingga memberinya gelar “Imam” Daniel Andrews.

Billboard Gambar Jilbab di Australia Sempat Diturunkan, Kini Dicarikan Dana

Menteri Utama Australian Capital Territory (ACT), Andrew Barr, meminta agar pihak-pihak yang menolak untuk tak membesar-besarkan isu ini.

Menurutnya, reaksi atas papan iklan tersebut tergolong “fanatik” dan pemerintah serta komunitas tidak seharusnya merasa terintimidasi.

“Bagi mereka yang khawatir dengan jilbab, saya punya pesan yang sangat sederhana: sibukkan diri Anda, lupakan soal itu,” kata Barr seperti dikutip dari The Guardian, Rabu, (25/01/2017).

Ia juga menegaskan siapa saja yang melontarkan ancaman harus ditangkap.

“Selalu akan ada komentar rasis dalam setiap komunitas, tapi saya tidak akan memberikan mereka ruang di ACT. Anda tidak dapat mengancam meledakkan bangunan di negara ini tanpa menghadapi tuduhan kriminal. Pemerintah ACT akan selalu mendukung keberadaan Australia yang multikultural dan kami akan selalu mendukung keberadaan berbagai macam orang dari latar belakang berbeda di sini,” tegasnya.

Billboard Gambar Jilbab di Australia Sempat Diturunkan, Kini Dicarikan Dana

Sebuah kampanye pengumpulan dana diluncurkan untuk membela keberadaan papan iklan di Canberra Theatre itu. Sejauh ini, dana yang terkumpul mencapai US$ 168.000 dan kelak akan digunakan untuk mencetak gambar iklan tersebut dan menyebarkannya ke seluruh negara.

Sementara itu, pemimpin theater, Andrew Barr, mengumumkan pihaknya mendukung kampanye #putthembackup, selain konsep keragaman budaya dengan menempatkan gambar tersebut pada aset pemerintah.

Sejak 2011, kebanyakan negara di Eropa melarang pemakaian jilbab termasuk burqa, niqab, cadar di untuk Islam.Prancis, Belgia dan Belanda bahkan secara resmi melarang pemakaian burqa. Sementara Jerman, Spanyol, Italia, Swiss dan Denmark mengharamkannya di beberapa tempat. Sementara Estonia dan Albania masih memperdebatkan larangan sepenuhnya pemakaian burqa dan niqab.

Sebelum kasus iklan di gedung theater ini, ancaman serupa pernah terjadi saat papan iklan serupa yang terpampang di Cranbourne, Melbourne. Iklan itu kini telah diturunkan menyusul adanya ancaman terhadap perusahan jasa pemasangan iklan tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australian DayHari Australiaiklan hijab di AustraliaIklan JilbabIslamofobia di Australiakelompok ekstremis AustraliaPusat Teater Canberra
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama dan Umat Teruslah Bekerja dan Bergerak
Tulisan selanjutnya Mantan Menlu Amerika akan Ikut “Daftar Muslim”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?