Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Anti Aborsi Amerika Dapat Dukungan Wapres Mike Pence

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2017 19:31 7:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2017 19:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aktivis-aktivis anti aborsi yang berkumpul di Washington DC untuk mengikuti unjuk rasa tahunan March for Life mendapatkan dukungan dari wakil presiden baru Mike Pence.

Ribuan orang Amerika hari Jumat (27/1/2017) mengikuti aksi protes yang digelar setiap tahun itu, memperingati keputusan legalisasi aborsi oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat.

“Kehidupan menang lagi di Amerika,” kata Wapres Mike Pence memberikan dukungan kepada demonstran. Pence adalah pemimpin negara AS pertama yang pernah mengikuti aksi protes semacam itu, lapor BBC.

Ronald Reagen dan George W. Bush juga pernah memberikan dukungan serupa saat menjabat presiden, tetapi dukungannya kepada para aktivis yang sedang menggelar aksi hanya disampaikan lewat telepon.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jeanne Mancini, presiden March for Life, mengatakan 58 juta aborsi telah dilakukan di Amerika Serikat sejak MA melegalisasikannya pada 1973.

“Kami tidak ingin menghakimi mereka. Kami ingin membantu mereka,” kata Joi Hulecki, 63, seorang perawat dari Orlando, Florida.

“Kami menganggap diri kami sebagai pro-wanita juga,” imbuhnya.

Saat menjabat sebagai gubernur negara bagian Indiana, Pence menandatangani sejumlah peraturan yang membatasi praktek aborsi.

Penasihat senior Gedung Putih Kellyanne Conway juga memberikan dukungan kepada demonstran kemarin.

Conway menjadi perempuan Amerika pertama yang berhasil menangani kampanye presiden, ketika dia membantu Donald Trump memenangi pemilu November 2016.

Dia mengatakan Trump dan Pence “berdiri di sini bersama kalian,” seraya menambahkan bahwa keduanya akan memberikan perhatian lebih terhadap masalah itu.

Kelompok anti aborsi di Amerika Serikat selalu mendapat dukungan. Mereka semakin bertenanga setelah politisi-politisi Partai Republik tahun lalu menguasai kursi di senat dan kongres. Politisi Partai Republik cenderung menolak aborsi, dibanding sejawat mereka dari Partai Demokrat.

Trump di masa lalu pernah mengatakan bahwa dirinya mendukung hak perempuan untuk melakukan aborsi. Namun, saat kampanye presiden tahun lalu dia mengatakan bahwa pandangannya soal itu “telah berevolusi.”

Dalam sebuah wawancara, dia mengatakan bahwa dirinya mendukung adanya semacam hukuman untuk wanita pelaku aborsi. Akan tetapi, beberapa jam kemudian Trump kembali berubah sikap.

Unjuk rasa tahun ini berlangsung beberapa hari sebelum Trump mengumumkan calon ketua Mahkamah Agung AS yang baru.

Presiden AS dari Partai Republik itu kabarnya sudah membuat janji tertulis kepada para penentang aborsi bahwa dia akan menunjuk hakim yang menentang aborsi.

Trump juga berjanji akan menandatangani larangan nasional aborsi untuk kehamilan 20 minggu, kata para aktivis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerisauan Taufiq Ismail atas Kondisi Bangsa Indonesia Saat ini
Tulisan selanjutnya Sebagian Tindak KDRT Tak Lagi Dipidanakan di Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?