Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putra Pelaku Serangan Klab Malam Istanbul Dibawa ISIS ke Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2017 07:37 7:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2017 07:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Istri dari pelaku serangan di sebuah klub malam di Istanbul mengatakan kelompok bersenjata ISIS/ISIL memberitahukan dirinya bahwa mereka membawa putranya yang berusia 4 tahun ke Iran.

Zarina Nurullayeva, istri dari Abdulkadir Masharipov pelaku serangan di klub malam Reina, yang diklaim ISIS/ISIL, meminta agar polisi menemukan putranya dan membantah semua tuduhan terhadap dirinya. Nurullayeva ditangkap pada hari Sabtu 4 Februari 2017 dengan tuduhan “menjadi anggota kelompok teroris bersenjata” dan “berusaha menghapuskan tatanan konstitusional.”

Sedikitnya 39 orang, termasuk seorang polisi Turki, tewas ketika Masharipov melepaskan tembakan pada malam Tahun Baru di klub malam Reina di daerah Ortakoy, Istanbul sekitar pukul 1:15 dini hari tanggal 1 Januari lalu. Masharipov berhasil ditangkap di distrik Esenyurt, Istanbul, pada malam hari tanggal 16 Januari.

“Sebelum kami ditangkap, dua orang mendatangi saya dan mengatakan bahwa mereka akan membawa putra saya ke Iran dan mengatakan bahwa suami saya mengetahui hal itu,” kata Nurullayeva dalam kesaksiannya hari Ahad (5/2/2017) seperti dikutip Hurriyet. Masharipov juga mengatakan jika putranya dibawa oleh orang ISIS/ISIL dalam kesaksiannya setelah berhasil dibekuk polisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
  • “Saya tak menyesal,” kata Masharipov pelaku serangan klab malam Reina Istanbul

Masharipov dan Nurullayeva memiliki dua anak. Putranya yang berusia 4 tahun sekarang sedang dicari polisi. Sementara putrinya yang berusia 18 bulan dikirim ke penjara agar bisa bersama ibunya.

Nurullayeva menjelaskan bagaimana dia dan Masharipov, yang berkebangsaan Uzbekistan, tiba di Turki.

“Kami tiba di Turki dengan cara ilegal dari Iran. Suami saya meninggalkan rumah tiga hari sebelum kejadian dan kemudian serangan itu terjadi. Setelah [serangan Reina] itu teman suami saya membawa saya ke tempat lain. Ketika saya bertanya apa yang terjadi dengan suami saya, pria itu berkata, ‘Jangan banyak tanya’,” papar Nurullayeva.

Dalam kesaksiannya, Nurullayeva mengatakan orang yang sama, yang membawanya ke sebuah rumah lain setelah serangan itu, kembali keesokan harinya.

“Dia menyuruh saya berduka untuk suami saya. Namun, dia kemudian mendatangi saya sekali lagi dan berkata, ‘Kamu tak perlu berduka, suamimu tidak mati.’ Saya bertanya kepadanya, ‘Apa yang terjadi? Ke mana dia pergi? Kenapa dia mati syahid?’ Pria itu berkata, ‘Suamimu melakukan hal besar.’ Kepada polisi saya bertanya kenapa mereka datang untuk membawa kami, saya baru mengetahui kalau suami saya melakukan serangan Reina. Saya tidak tahu sampai saat itu,” imbuhnya.

Nurullayeva juga mengatakan “dia membantu polisi sebaik yang dia bisa.”

“Saya ingin Anda [polisi] menemukan putra saya. Saya tidak ada hubungannya dengan masalah-masalah ini. Saya minta dibebaskan. Suami saya meninggalkan saya. Saya ditinggal sendirian dengan dua anak,” imbuhnya.

Wanita itu mengklaim suaminya mengatakan kepadanya jika dia berbait kepada ISIS/ISIL di Pakistan. Nurullayeva menegaskan jika dirinya menolak pergi ke Suriah bersama Masharipov.

“Suami saya mengatakan bahwa dia berbaiat kepada ISIL di Pakistan. Saya bertanya padanya, ‘Tak ada ISIL di sini. Kamu berbait kepada siapa?’ Dia bilang, ‘Ada perwakilannya di sini.’ Dia mengatakan kepada saya bahwa kami perlu pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIL. Saya bilang ke suami saya kalau saya tidak mau pergi ke Suriah dengannya,” kata Nurullayeva.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maklumat Pondok Modern Gontor terkait Pilkada DKI
Tulisan selanjutnya Antisipasi Kecurangan Pilkada DKI, KAMMI Buka Pendaftaran Relawan Tim Pemantau

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?