Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Logika Terbalik Pemuja Sekularisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Februari 2017 21:26 9:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Februari 2017 21:26
Bagikan
Bagikan

HIRUK pikuk pesta Demokrasi sepertinya akan terus menghiasi jagat politik Indonesia. Gelaran Pilkada kali ini wa bil khusus Pilkada DKI benar-benar menguras energi. Tak pelak jiwa ke-Indonesiaan yang telah terpatri sekian lama itu hari demi hari terkikis.

Kalimat-kalimat kotor, sumpah serapah, sikap menyombongkan diri, sampai duel ala “smackdown” tersedia di lini masa. Agama Allah dianggap seperti guyonan, padahal berkat rahmat Allah-lah Indonesia menghirup kemerdekaan. Mereka berani menantang banjir, seketika itu Ia kirimkan banjir di ibukota.

Ulama menjadi bahan olokkan, padahal di pundak mereka tugas kenabian di wariskan. Boleh saja ada yang bilang “Saya lebih sreg dengan ulama yang ini”. Pertanyaannya, siapakah ulama yang lebih tidak berkompromi terhadap kemaksiatan, yang lebih memerangi segala bentuk penjajahan yang kini dalam bentuk non fisik seperti ekonomi, sosial dan budaya. Yang lebih tidak bermesra dengan kekufuran.

Baca: Menag Tegaskan Indonesia Bukan Negara Sekuler

Syariat dianggap budaya Arab. Lebih pantaskah dengan kebiasaan mengumbar aurat yang notebene dari Barat. Lebih cocokkah dengan sistem politik sekulerisme ala Plato, Aristoteles, Machiavelli, hingga Thomas Hobbes dari Eropa. Atau bahkan Karl Mark dari Rusia.

Lebih hebat manakah leberalisasi ekonomi ala Adam Smith yang mengakibatkan ketimpangan kesejahteraan, liberalisasi pemikirannya Mr. John Stuart Mill membidani kelahiran peniadaan sebutan kafir atau Muslim, Liberalisasi politik oleh John Locke yang melahirkan politisi opurtunis sekedar mementingkan perut.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Atau pilih sistem Ala Nabi terbimbing wahtu Ilahi? Merekalah orang-orang yang beriman pada Allah, Malaikat, kitab-kitab-Nya, pada Rasul-Rasulnya, dan Hari Akhir, qadha dan qadar, yang yakin akan hal ini.

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?.” (Al-Maidah 50)

Baca: Pandangan Sekuler Tentang Ketahanan Keluarga Tidak Pas Bagi Masyarakat Indonesia

Hukum Allah dituding mengancam kebhinekaan, ironisnya dimana kemampuan sekulerisme menjaga lepasnya sebagian wilayah. Kemana kredibilitas sekuler saat terjadinya pembakaran tempat-tempat ibadah. Bagaimana pula dengan bentroknya antar masyarakat berbagai Suku, Ras, dan Agama.

Bukan sekedar nostalgia, realitanya sistem Islam berhasil mensejahterakan, membuat aman, damai dan rukun rakyatnya baik muslim maupun bukan muslim selama berabad-abad lamanya dikenal dengan zaman keemasan (golden age), tidak ada sejahrawan yang sanggup menyangkal. Hal itu.

Sungguh, semua ini tampaknya perlu kita cermati dengan kaca mata yang jernih, kaca mata cinta. Kita merindukan Indonesia yang damai hidupnya rukun antar agama, sejahtera, aman. Apakah anda percaya Hukum Allah mempu menjadi solusi Indonesia? Jika  Anda menganggukkan kepala, selamat! Anda masuk kategori orang-orang yang Yakin. Wallahu A’lam.*

Ali Mustofa 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aristotelesdemokrasijagat politik IndonesiaLogika TerbalikMachiavellipilkadaPlatosekularismesyariat IslamThomas Hobbes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GNPF MUI Blusukan Bantu Korban Banjir Jakarta
Tulisan selanjutnya Baznas Optimis Target Penghimpunan Zakat 2017 Tercapai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?