Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim China di Uighur Dilarang Pakai Jenggot dan Cadar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Maret 2017 16:01 4:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Maret 2017 16:00
Bagikan
Muslim Uighur yang tertindas
Bagikan

Hidayatullah.com— Pihak berwenang China mengumumkan tindakan keras terhadap 15 jenis perilaku yang disebutkan terhubung dengan “ekstremisme agama”, termasuk memberlakukan larangan memelihara jenggot dan menggunakan hijab tempat umum di Provinsi Xinjiang, yang mayoritas dihuni kaum Muslim.

Larangan pihak berwenang China ini  dianggap sebagai upaya melawan ekstrimisme dan radikalisme yang menurutnya mudah muncul di wilayah yang berbatasan dengan Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Afghanistan.

China mengaku akan meningkatkan kampanye melawan ekstrimis agama di wilayah Xinjiang, barat negara itu pada Sabtu ini dengan menerapkan berbagai langkah baru termasuk melarang pria menyimpan jenggot ‘abnormal’.

Sebagaimana diketahui, Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi medan bentrok antara muslim Uighur dengan polisi China. Kalangan Muslim dianggap mengobarkan sentimen separatis di Xinjiang.

Baca: Pengadilan China Penjarakan 113 Orang Uighur

Aturan baru soal larangan itu akan diberlakukan mulai Sabtu ini, demikian diumumkan di website pemerintah setempat sebagaimana dikutip Daily Mail.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Provinsi Xinjiang adalah tempat tinggal bagi kaum minoritas Uighar yang sebagian besar adalah muslim. Di daerah tersebut pernah terjadi bentrok antara pasukan keamanan dan penduduk setempat yang menewaskan ratusan orang pada 2014.

April tahun 2015 pihak berwenang di wilayah barat China menawarkan hadiah bagi orang-orang yang memberitahu tetangga mereka yang membiarkan “terlalu banyak rambut di wajah mereka”.  Sementara itu di tahun yang sama,  legislator di Xinjiang menyetujui larangan wanita mengenakan burqa  di depan umum.

Baca:  Apa Rasanya Jadi Muslim Uighur?

Pemerintah juga memperkenalkan sebuah kebijakan baru yang dikenal sebagai “Proyek Beauty” yang mendorong wanita untuk melarang wajah mereka tanpa cadar atau jilbab.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia namun mengatakan, kekerasan yang terjadi merupakan reaksi terhadap penindasan oleh pemerintah.

Beijing pula menyangkal melakukan setiap pelanggaran di Xinjiang di samping menegaskan bahwa hak hukum, budaya dan agama etnis Uighur dilindungi sepenuhnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarchinajilbabMuslim XinjiangniqabProvinsi Xinjianguighur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekjen FUI Ditangkap, Aksi 313 Tetap Berlangsung
Tulisan selanjutnya Sekjen FUI Ditangkap, ‘Massa 313’: Terdakwa Penistaan Agama Kok Berkeliaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?