Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Hangatnya Pertemuan Internasional Pelajar Indonesia Timur Tengah dan Afrika 2017

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 April 2017 05:15 5:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 April 2017 22:45
Bagikan
Simposium Internasional PPI Timur Tengah dan Afrika 2017 bertema Revitalisasi Simpul Kebangsaan di Tengah Kemajemukan di Madinah
Bagikan

Hidayatullah.com–Cuaca kota Madinah yang cerah semakin hangat dengan hadirnya delegasi dari Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Timur Tengah dan Afrika serta delegasi dari berbagai kampus yang berasal dari Indonesia.

Para mahasiswa berkumpul di Ballroom Movenpick Hotel di Madinah, 3-4 April 2017 guna mengikuti Simposium Internasional PPI Timur Tengah dan Afrika 2017.

Simposium internasional bertema Revitalisasi Simpul Kebangsaan di Tengah Kemajemukan ini diresmikan dengan pemukulan gong oleh Agus Maftuh Abegebriel,  Duta Besar Indonesia untuk Saudi.

Simposium ini begitu menarik karena menghadirkan ulama Saudi dan puluhan sejumlah tokoh penting di Indonesia.

Baca: PPMI Arab Saudi Desak Presiden dan Kapolri Tindak Tegas Kasus Ahok

Diantaranya; Prof. Dr. Ali Mayouf Al Mayouf (Dekan Fakultas Sastra King Saud), sedang dari Indonesia, yaitu Prof. Dr. Moh. Mahfudz M.D., S.H, Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin, Mochamad Ridwan Kamil, S.T. M.U.D, Prof, Dr. Masykuri, M.A, Mohammad Herry Saripudi, M.A, Prof. Dr.der Soz.Gumilar Soemantri, dan Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Kegiatan berlangsung dibagi menjadi 3 kali Diskusi Panel. Diskusi panel pertama dengan topik ‘Merajut Tenun Kebangsaan di tengah Kemajemukan diisi tiga panelis yaitu Prof. Dr. Moh. Mahfudz M.D., S.H, Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin, Mochamad Ridwan Kamil, S.T. M.U.D.

Salah seorang panelis pada diskusi panel pertama Prof. Dr. Moh. Mahfudz M.D menyatakan seringkali terdapat pertanyaan bagaimana Indonesia mengelola politik dan pemerintahan di dalam pluralitas bangsa yang masif.

“Jawabannya cukup sederhana. Pertama, keberhasilan Indonesia mengelolah itu semuanya melalui sistem demokrasi dikarenakan kebersatuan bangsa Indonesia dalam keberagaman itu terbangun dari bawah selama ratusan tahun dan bukan merupakan pemaksa dari atas sehingga kebersatuan itu lebih tumbuh dan berkembang secara alamiah,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011 ini.

Kedua, kata Mahfud, pada saat perjuangan melepaskan diri dari penjajahan dan membentuk negara merdeka dengan nama Indonesia, maka seluruh elemen bangsa bersepakat untuk mengikat kebersatuan dalam perbedaan itu melalui dasar ideologi Pancasila.

Baca:  PPMI Madinah Menyelenggarakan Pergantian Pengurus

Sementara mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr. Din Syamsuddin masalah hubungan antar agama  di Indonesia solusinya harus duduk bersama-sama.

“Saya optimis permasalahan yang ada bisa diatasi. Kita harus menjadi pioner dakwah. Termasuk para mahasiswa ataupun pemuda, ia harus memberi hujah (alasan) yang benar untuk merubah pandangan (yang keliru), “ ujarnya.

Pada diskusi panel kedua terdapat topik berupa Wawasan Politik Hukum Indonesia dan Kerangka Diplomasi dengan Negara-Negara Timur Tengah, dua panelis yaitu Prof. Dr Masykuri, M.A dan Mohammad Herry Saripudi, M.A. membahas  era digital.

Mohammad Herry Saripudi, yang juga Konsul Jendral Republik Indonesia di Jeddah mengatakan pada era digital semua orang bisa menjadi ‘diplomat’, tidak hanya menjadi konsumen informasi, namun produsen informasi.

“Ketika di era ini terdapat dua pilihan, kita bisa membuat informasi yang menjerumus kepada fitnah ataupun informasi yang menyebarkan keberkahan,” ujarnya.

Diskusi panel ketiga dengan topik Menyongsong Masa Depan Indonesia dalam Mempersiapkan Generasi Emas 100 Tahun dengan panelis Prof. Dr. der Soz Gumilar Soemantri dan Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA akan disampaikan esok harinya pada hari Selasa, 04 April 2017.*/kiriman Qonitah Ainurrahmah (Madinah)

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali Mayouf Al MayoufmadinahPersatuan Pelajar Mahasiswa IndonesiaPPMIPPMI Madinah Simposium Internasional PPI Timur Tengah dan AfrikaPPMI Timur TengahUniversitas King Saud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara Sebut Tidak Ada Alasan Muhammad Khathtath Harus Ditahan
Tulisan selanjutnya Serbia PM Aleksandar Vucic Menang Pilpres Serbia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?