Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

DJ Pencampur Azan dan Musik Divonis Penjara Setahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 April 2017 06:58 6:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 April 2017 06:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Tunisia menghukum seorang disc jockey (DJ) Inggris satu tahun penjara setelah memainkan musik di kelab malam dicampur dengan suara azan.

Pemuda kelahiran Inggris yang dikenal dengan nama Dax J itu didakwa melakukan ketidaksenonohan publik dan pelecehkan moralitas publik, dan telah kabur meninggalkan Tunisia sebelum kasusnya disidangkan, lapor BBC Jumat (7/4/2017).

Kelab malam di mana Dax J melakukan aksinya itu ditutup, setelah rekaman videonya menyebar di media sosial dan menyulut kemarahan.

Seorang juru bicara pengadilan kepada AFP mengatakan bahwa pengadilan membatalkan dakwaan atas pemilik kelab malam dan pihak penyelenggara acara. Namun, jaksa penuntut mengajukan banding dengan alasan keduanya seharusnya mengecek apa yang akan dimainkan oleh DJ itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Acara di mana kejadian itu berlangsung adalah bagian dari Festival Orbit di Nabeul, bagian timur laut Tunisia.

Rekaman video menunjukkan para pengunjung kelab malam berjoget mengikuti dentuman musik yang dimainkan oleh dua orang diskjoki Eropa. Musik yang diputar termasuk suara azan yang dicampur dengan musik dugem yang memanaskan suasana mengundang orang terus berjoget.

“Kami tidak akan membiarkan serangan-serangan terhadap perasaan religius dan hal-hal yang disakralkan,” kata Mnaouar Ouertani, wali kota Nabeul, saat penutupan kelab malam itu.

Awal pekan ini, penyelenggara Festival Orbit menyatakan permintaan maaf lewat laman Facebook, tetapi bersikukuh tidak bersedia bertanggung jawab atas musik pelecehan yang dimankan disjoki sewaannya. Mereka berdalih, si disjoki tidak menyadari bahwa aksinya itu akan menyinggung “aundiens dari negara Muslim seperti kami.”

Dax J, yang mengelola sebuah studio musik di Berlin dan bekerja sebagai penata suara, menyampaikan permintaan maaf pula, dengan mengatakan tidak pernah bermaksud untuk menyinggung siapapun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pansus revisi uu ite Anggota Komisi III DPR: Jangankan Kapolda, Presiden pun Tak Bisa Tunda Persidangan
Tulisan selanjutnya Turki Pastikan Serangan Udara di Khan Sheikhoun Gunakan Senjata Kimia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?