Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Swedia Stop Penyelidikan Kasus Pemerkosaan Julian Assange

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2017 06:13 6:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2017 06:04
Bagikan
Polisi Inggris berjaga-jaga ketika Julian Assange memberikan pernyataan pers dari gedung Kedubes Ekuador.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala Kejaksaan Agung Swedia memutuskan untuk menghentikan pernyelidikan kasus pemerkosaan yang melibatkan pendiri WikiLeaks Julian Assange.

Marianne Ny mengajukan permohonan ke Pengadilan Distrik Stockholm agar surat perintah penangkapan atas nama Assange dicabut, yang sepertinya akan mengakhiri tujuh tahun kejumudan proses penyelidikan kasus tersebut.

Assange, 45, tinggal di Kedutaan Ekuador di London, Inggris, sejak 2012 guna menghindari ekstradisi ke Swedia.

Pria asal Australia itu takut jika esktradisinya ke Swedia akan dijadikan alat untuk mengirimnya ke Amerika Serikat, negara nomor satu yang memburunya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat bernafsu menyeretnya ke meja hijau menyusul pembocoran ratusan ribu kabel diplomatik dan dokumen militer AS lewat situs WikiLeaks, yang diterimanya dari Bradley Manning

Metropolitan Police Service (MPS) di London mengatakan setelah keputusan itu diumumkan, pihaknya masih berkewajiban menangkap Assange jika dia melangkah meninggalkan area Kedubes Ekuador dengan tuduhan lebih ringan, yaitu menolak memenuhi panggilan pengadilan.

⇒Inggris habiskan Rp192 miliar cuma untuk “tongkrongin” Julian Assange di Kedubes Ekuador

Assange selalu membantah tuduhan pemerkosaan yang ditujukan kepadanya, dengan mengatakan hubungan seks dengan wanita yang disebut-sebut sebagai korban terjadi atas dasar suka sama suka dan tuduhan pemerkosaan itu adalah jebakan baginya. Dia ditanyai di Kedubes Ekuador di London enam bulan lalu dengan dihadiri aparat Swedia.

Menyusul pengumuman hari Jumat (19/5/2017) oleh Kejaksaan Swedia, lewat Twitter WikiLeaks mengatakan bahwa fokus mereka kini beralih ke Inggris. WikiLeaks mengatakan bahwa Inggris menolak untuk mengkonfirmasi atau membantah apakah pihaknya telah menerima surat permintaan ekstradisi dari AS atas nama Julian Assange.

Pengacara di Swedia yang mewakili Assange, Per Samuelson, mengatakan keputusan kejaksaan hari Jumat untuk membatalkan penyelidikan kasus tersebut adalah kemenangan bagi kliennya, lapor BBC.

Namun, lewat Twitter dengan marah Assange menulis, “Ditahan selama 7 tahun tanpa dakwaan … sementara anak-anak saya tumbuh besar dan nama saya dicemarkan. Saya tidak memaafkan atau melupakannya.”

Dalam konferensi pers kemarin, Ny mengatakan bahwa dengan bertahan di Kedubes Ekuador di London Assange menghindari penerapan surat perintah penangkapan European Arrest Warrant (EAW), yang akan mengekstradisinya ke Swedia.

Ny mengatakan hukum pidana di Swedia mengharuskan penyelidikan dilakukan secepat-cepatnya. Pada saat yang sama, Swedia tidak dapat menunggu lama sampai pihak Ekuador bersedia bekerjsa sama secara formal dalam masalah Assange itu.

Meskipun demikian, Ny mengatakan kasus Assange itu dapat dimunculkan kembali jika pria tersebut datang ke Swedia sebelum masa berlakunya perkara berakhir pada Agustus 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Bangun Masjid Terbesar di Vietnam
Tulisan selanjutnya Jejak Intelektual Muslim dan Ulama Membangun Indonesia [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?